-->

Advertising 468 x 60

Materi Pengujian Black Box Untuk Pengujian Perangkat Lunak

Pengujian Black Box Perangkat Lunak : Dalam pembuatan sebuah aplikasi atau perangkat lunak akan dibutuhkan langkah pengujian untuk memastikan perangkat lunak yang dibuat berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan. Ada aneka macam teknik pengujian perangkat lunak yang mampu digunakan oleh seorang programer atau analis acara untuk melakukan pengujian perangkat lunak. Dan pada kesempatan kali ini akan admin ulas perihal salah satu teknik pengujian yang paling banyak digunakan oleh kegiatanmer dan analis, yaitu Teknik Pengujian Black Box.

Prinsip pengujian Black Box lebih menyampaikan titik berat pada kebutuhan fungsional dari perangkat lunak. Makara seluruh penggalan fungsional yang terdapat dalam perangkat lunak akan diuji secara bertahan dan sesuai antrian dan inputan yang terintegrasi. Dalam perkara pengujian, teknik pengujian Black Box digunakan untuk memetakkan beberapa galat yang terjadi pada perangkat lunak. Galat atau kesalahan yang dapat dikelompokkan oleh hasil pengujian Black Box seolah-olah :
  • Kesalahan fungsi yang terdapat di dalam perangkat lunak (fungsi yang hilang)
  • Ketidaksesuaian interface perangkat lunak
  • Error pada struktur data yang digunakan dan kegagalan saluran database eksternal
  • Kemampuan operasi yang tidak sesuai dengan spesifikasi
  • Dan inisialisasi data yang gagal serta terminasi data yang tidak tepat
Dalam melaksanakan pengujian Black Box dibutuhkan metode. Metode yang dapat digunakan untuk melaksanakan pengujian Black Box yaitu Equivalence Partioning. Metode ini melaksanakan pembagian terhadapa domain input dari perangkat lunak menjadi beberapa kelas data. Metode Equivalence Partioning sanggup mendefinisikan kasus uji yang menemukan jenis kesalahan dan mengurangi perkara uji yang ditemukan.
Materi Pengujian Black Box Untuk Pengujian Perangkat Lunak
Cara mendefinisikan kelas ekuivalensi sanggup memakai beberapa pernyataan yang disesuikan untuk menjadi panduan penyusunan. Pernyataan tersebut yaitu sebagai berikut:
  • Jika kondisi input menspesifikasikan kisaran/range, maka didefinisikan 1 yang valid dan 2 yang invalid untuk equivalence class
  • Jika kondisi input memerlukan nilai yang spesifik, maka didefinisikan 1 yang valid dan 2 yang invalid untuk equivalence class
  • Jika  kondisi  input  menspesifikasikan  anggota  dari  himpunan,  maka  didefinisikan  1  yang  valid dan  1 yang invalid untuk equivalence class 
  • Jika  kondisi  input  adalah  boolean,  maka  didefinisikan  1  yang  valid  dan  1  yang  invalid  untuk equivalence class
Jadi untuk pengujian Black Box memerlukan metode yang sesuai untuk digunakan dalam masalah pengujian perangkat lunak tertentu. Setiap metode yang digunakan ada peraturan khusus, baik itu alur proses pengujian maupun perhitungan pengujian. Jadi sebaiknya sebelum melaksanakan pengujian menggunakan teknik Black Box, pelajari terlebih dahulu metode apa saja yang mampu digunakan untuk teknik pengujian Black Box dan yang mampu diubahsuaikan dengan perangkat lunak yang akan diuji.

Demikianlah penjelasan aku mengenai teknik pengujian Black Box yang biasa digunakan oleh banyak programmer dan analis dalam menguji aplikasi yang sudah Jadi. agar mampu membantu menyampaikan penjelasan kepada Anda mengenai masalah Teknik Pengujian Black Box.

0 Response to "Materi Pengujian Black Box Untuk Pengujian Perangkat Lunak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel