Advertising 468 x 60

Penjelasan Lengkap Sistem Ekskresi pada Hewan Invertebrata

makna Lengkap Sistem Ekskresi pada Hewan Invertebrata - Makhluk hidup memang mengalami proses ekskresi pada tubuh. Proses Ekskresi tersebut dapat terjadi pada tumbuhan, insan maupun hewan. Hewan tersebut melsayakan ekskresi pada tubuhnya melalui dua cara ialah sistem ekskresi invertebrata dan sistem ekskresi vertebrata. Kali ini materi belajar akan membahas mengenai sistem ekskresi pada hewan invertebrata. Apa sih sistem ekskresi hewan invertebrata? sistem ekskresi hewan invertebrata merupakan sistem pengeluaran zat sisa pada hewan yang memiliki alat pengeluaran berupa ginjal dan paru paru.

Pada dasarnya makna sistem ekskresi pada serangga invertebrata baik itu cacing, belalang, dan lain sebagainya dapat dengan mudah kita temukan dalam materi biologi di SMA. Namun pada kali ini saya akan mencoba membantu memahami materi sistem eksresi pada serangga invertebrata ini dengan terang dan singkat.

makna Lengkap Sistem Ekskresi pada Hewan Invertebrata

Pada hewan invertebrata sistem pengeluarannya melalui ginjal dan paru paru  Proses pengeluaran zat sisa pada hewan invertebrata lebih sederhana dibandingkan sistem ekskresi yang terjadi pada hewan vertebrata. Contoh hewan invertebrata ialah cacing tanah atau cacing pipih dan belalang atau serangga, tetapi ikan tidak dapat disebut sebagai hewan invertebrata. Ikan tidak dapat dimasukkan kedalam contoh invertebrata karena pernafasan pada ikan terjadi melalui insang. Mari kita simak contoh ekskresi pada hewan invertebrata beserta maknanya.

Sistem Ekskresi pada Cacing Tanah

makna Lengkap Sistem Ekskresi pada Hewan Invertebrata makna Lengkap Sistem Ekskresi pada Hewan Invertebrata

Cacing pipih dan cacing tanah atau Filum Annelida merupakan contoh hewan invertebrata, tetapi kedua jenis cacing tersebut tidak mempunyai alat ekskresi yang sama,melainkan berbeda. Pada cacing tanah terdapat alat ekskresi yang khusus. Alat ekskresi tersebut terdapat pada setiap segmen tubuh cacing. Alat ekskresi pada cacing tanah disebut dengan nefridium. Nefridum tersebut berjumlah sepasang serta dapat disebut sebagai pengganti ginjal. Di dalam cacing terdapat beberapa segmen, akan tetapi tiga segmen awal dan tiga segmen akhir yang terdapat pada cacing tidak memliki alat ekskresi. 
Baca juga : Contoh Simbiosis Mutualisme Dan definisi Simbiosis Mutualisme

Di dalam segmen tersebut terdapat celah yang merupakan sekat pemisah dari setiap segmen. Sekat tersebut dilengkapi dengan corong bersilia yang terbuka. Corong bersilia ini disebut dengan nefrosom. Nefrosom merupakan alat pada cacing yang memiliki fungsi untuk menarik cairan tubuh yang terdapat pada setiap segmen cacing. Nefrosom menghasilkan zat metabolisme kemudian dikeluarkan menuju lubang yang disebut nefridiopori. Pada ketika nefrosom yang terdapat pada silia bergetar maka cairan akan mengalir menuju nefridium. Kemudian zat zat yang masih digunakan mirip glukosa dan ion lain diserap serta dialirkan keseluruh tubuh cacing melalui pembuluh kapiler. Sedangkat zat sisa yang tidak digunakan mirip garam, air, serta nitrogen dikeluarkan melalui nefridiopori.

Sistem Ekskresi pada Serangga Belalang

makna Lengkap Sistem Ekskresi pada Hewan Invertebrata makna Lengkap Sistem Ekskresi pada Hewan Invertebrata

Selain cacing terdapat pula belalang yang termasuk dalan hewan invertebrata. Pada belalang alat ekskresinya lebih tepat dibandingkan cacing pipih maupun cacing tanah karena tingkatannya lebih tinggi. Pada belalang alat ekskersinya terjadi pada pembuluh malpighi atau tubula. Pembuluh malpighi merupakan alat ekskresi pada belalang yang berfungsi sebagai pengganti ginjal. Di dalam pembuluh tersebut terdapat sekumpulan benang halus yang berwarna kekuningan. Pembuluh tersebut Terletak diantara usus dengan perut bagian tengah. Zat zat yang berguna bagi tubuh belalang diedarkan melalui hemolimfa. Hemolimfa merupakan cairan yang terdapat pada pembuluh darah. Kemudian zat zat mirip garam, air ,urea serta senyawa nitrogen yang dihasilkan oleh badan malpighi dikeluarkan dari hemolimfa menuju rongga pembuluh atau limfa.

Itulah materi lengkap sistem ekskresi pada hewan invertebrata cacing dan serangga belalang yang dapat saya hinggakan kali ini. Terimakasih.

0 Response to "Penjelasan Lengkap Sistem Ekskresi pada Hewan Invertebrata"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel