Advertising 468 x 60

Bentuk dan Contoh Kerjasama Dalam Berbagai Bidang Kehidupan (Agama, Sosial, Politik, Ekonomi, Pertahanan dan Keamanan)

Bentuk dan Contoh Kerjasama Dalam Berbagai Bidang Kehidupan (Agama, Sosial, Politik, Ekonomi, Pertahanan dan Keamanan) - Kerjasama merupakan hal yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan insan sebagai makhluk sosial. Kerjasama antar insan dalam aneka macam bidang kehidupan sendiri mencanep tujuan posisif dan tujuan negatif. Hal inilah yang membuat kerjasama memiliki dimensi sangat luas didalam kehidupan indvidu atau insan. Adapun hal yang mempengaruhi kerjasama dalam aneka macam bidang sendiri merupakan tingkat kemajuan dan peradaban seseorang beserta kompleksitasnya. Hal ini juga mengacu pada prinsip kerjasama di aneka macam bidang kehidupan yang tidak dapat dibatasi oleh waktu dan ruang mengingat sekarang merupakan era teknologi yang dapat mempermudah komunikasi antar insan.

Bentuk kerjasama dan contoh kerjasama sendiri sebenarnya dapat dengan mudah dijumpai pada aneka macam bidang yang melibatkan kelompok insan baik muda maupun tua. Kebiasaan untuk bekerjasama pada dasarnya sudah ditanampak pada seorang individu bahkan semenjak mereka masih kanak kanak. Setelah seseorang beranjak yang kuasasa, bentuk kerjasama ini akan berubah dan menjanep aneka macam bidang kehidupan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup individu tersebut. Pada tahap ini bentuk kerjasama tidak didasarkan pada hubungan keluarga saja, akan tetapi bentuk kerjasama ini menjadi lebih kompleks. Asas yang menjadi dasar utama didalam kerjasama merupakan perbedaan keahlian (skill) yang dimiliki oleh masing masing orang yang akirnya memutuskan untuk bekerjasama dalam sebuah tim atau kelompok untuk menyelesaikan sebuah tugas dan pekerjaan. Terkadang kerjasama yang kita lanekan juga harus melibatkan orang yang bahkan belum kita kenal sama sekali. Maka dari itu selain memiliki soft skill maka kita juga harus memiliki kebisaan untuk menyesuaikan diri dalam segala jenis lingkungan dan dengan aneka macam mitra yang kita jumpai.
Bentuk dan Contoh Kerjasama Dalam Berbagai Bidang Kehidupan  Bentuk dan Contoh Kerjasama Dalam Berbagai Bidang Kehidupan (Agama, Sosial, Politik, Ekonomi, Pertahanan dan Keamanan)

Dari sudut pandang para ahli sosiologi, bentuk dan pelaksanaan kerjasama yang terjalin antar kelompok dalam masyminuman beralkoholat dapat dibagi menjadi tiga bentuk, Soejono Soekanto (1986: 60-63) menerangkan bahwa:
  1. Kerjasama (bargaining) yang terjadi antara orang atau suatu kelompok untuk mencapai tujuan dan harapan tertentuk dengan sebuah perjanjian saling bertukar barang, jasa, jabatan dan kekuasaan tertentu.
  2. Cooptation merupakan kerjasama dengan suka rela mendapatkan segala unsur baru yang berasal dari pihak lain dalam sebuah organisasi sebagai salah satu cara antisipasi untuk menghindari kemungkinan terjadinya guncangan stabilitas suatu organisasi.
  3. Coalition atau koalisi merupakan kerjasama antar dua organisasi dan atau lebih yang memiliki tujuan sama. Dalam sebuah koalisi umumnya akan terdapat batasan batasan khusus sehingga meskipun anggota koalisi bercampur menjadi satu tim akan tetapi mereka tetap memiliki jati diri dari masing masing organisasi tersebut. Umumnya bentuk kerjasama koalisi ini akan dengan mudah kita temui dalam lingkup politik.
Dalam memulai proses sosialisasi dan berorganisasi. kerjasama memiliki kedusedihn pusatl yang penting di aneka macam bidang mirip bidang politik, bidang agama, bidang sosial, bidang ekonomi dan lain sebagainya. Pada dasarnya tidak ada organisasi yang dapat terbentuk tanpa adanya sebuah kerjasama di bidang tertentu. Bahkan kerjasama menjadi tujuan akhir pada setiap proses dan acara pemberdayaan baik dalam organisasi aupun masyminuman beralkoholat. Kerjasama yang dapat dijalin dapat dibedakan menjadi kerjasama internal yang berarti kerjasama tersebut hanya berada pada lingkup kelompok tertentu saja. Dan kerjasama eksternal yang memerupakan bentuk kerjasama yang melibatkan lebih dari satu organisasi.


Prinsip dalam berorganisasi dan kerjasama termasuk dalam hal berbangsa dan bernegara pada dasarnya merupakan sebuah perwujudan bentuk kerjasama dalam bidang bidang tertentu yang dilembagakan. Hal ini menyebabkan setiap orang dan organisasi yang tegabung dalam kerjasama tersebut ikut tunduk dan patuh pada aturan yang berlane.
Bentuk dan Contoh Kerjasama Dalam Berbagai Bidang Kehidupan  Bentuk dan Contoh Kerjasama Dalam Berbagai Bidang Kehidupan (Agama, Sosial, Politik, Ekonomi, Pertahanan dan Keamanan)

Adapun bentuk kerjasama dalam aneka macam bidang tersebut dapat kita amati dalam kehidupan kita, bentuk dan contoh kerjasama tersebut antara lain merupakan:

Kerjasama di Bidang Agama
Bentuk kerjasama dalam bidang agama pada dasarnya telah dituangkan dalam pancasila sila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Selain itu kerjasama dalam bidang agama juga dipertegas dalam undang undang dasar pasal 29 ayat 1 dan 2 yang menyatakan bahwa:
  • UUD 1945 pasal 29 ayat 1: "Negara berdasar azas Ketuhanan Yang Maha Esa". ayat dalam pasal ini menterperincikan bahwa Negara Indonesia berdasar dan memiliki asas ketuhanan yang maha esa atau dengan kata lain menganut asas agama yang percaya adanya Tuhan.
  • UUD 1945 pasal 29 ayat 2: "Negara menjamin kemerdekaan setiap penduduknya untuk memeluk satu agama dan menjalankan ibadah dalam agam tersebut sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan".
Agama memang menjadi hak yang dapat dikatakan paling mutlak dan paling asasi jikalau dibandingkan dengan hak asasi insan yang lainnya. Hal ini dialasannya merupakankan karena agama berhubungan langsung dengan kepercayaan insan pada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini juga mengacu pada prinsip bahwa agama tidak dapat dipaksakan dengan kata lain kita tidak bisa memaksa orang lain masuk agama kita begitu juga dengan orang lain yang tidak akan bisa memaksa kita masuk ke agama mereka. Namun kita masih bisa berkomunikasi dan menjalin kerjasama dalam bidang agama dengan umat agama lain.
Baca juga: 18 Contoh Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia
Seiring berjalannya waktu bentuk kerjasama dibidang agama menjadi semakin berkembang, hal ini dapat menuntun umat beragama pada terbinanya kehidupan yang rukun dan penuh toleransi sesama umat beragama. Tidak hanya itu saja, kerjasama di bidang agama ini juga dapat meningkatkan nilai persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara. Hal ini dilandasi oleh norma norma dan nilai yang sudah dituangkan dalam pancasila. Terutama pada sila pertama yang berbunyi "Ketuhanan Yang Maha Esa". Bentuk kerjasama tersebut dapat didasari oleh beberapa hal diantaranya:
  1. Toleransi dalam hidup beragama, keyakinan masing masing individu dan juga kepercayaan.
  2. Saling menghormati dalam beribadah.
  3. Bekerjasama serta tolong menolong tanpa harus membeda-bedakan agama.
  4. Tidak memansakan agama seseorang.
Bentuk kerjasama antar umat beragama merupakan bagian dari sebuah hubungan sosial yang tidak dapat dilarang dan dipisahkan dari seluruh ajaran agama. Hubungan kerjasama dalam aneka macam bidang kehidupan mirip bidang ekonomi, sosial, politik dan sebagainya memang tidak dilarang. Namun sebenarnya kerjasama mirip ini sangat dianjurkan.

Kerjasama di Bidang Politik
Bentuk dan contoh kerjasama di bidang politik dan sosial dapat dengan mudah kita temukan dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara. Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak rakyat dari aneka macam suku, ras dan agama. Namun rakyat Indonesia memiliki hubungan kerjasama yang sangat erat, hal ini dibuktikan dengan rasa kepedulian dan gotong royong yang dimiliki oleh rakyat Indonesia. Sudah menjadi tradisi dan kebiasaan semenjak dahulu kala bahwa masyminuman beralkoholat akan saling membantu dan bergotong royong ketika terdapat masalah satu sama lain.

Kerjasama dalam bidang politik dapat kita lihat dari tingginya antusias dan partisipasi kelompok kelompok masyminuman beralkoholat untuk memiliki bupati, kepala desa, pilihan walikota, pemilihan DPR dan pemilihan presiden. Selain itu kita juga dapat mengamati kerjasama di bidang politik mirip perilane masyminuman beralkoholat yang bekerjasama dan bergotong royong mendirikan sekaligus mengamankan tepat pemungutan bunyi (TPS) guna terciptanya pemilihan wakil rakyat yang sah dan adil.
Baca juga: Penggolongan Hukum Menurut Sumbernya, Bentuknya, Isinya, Waktu Berlanenya, Tempat Berlanenya, Sifatnya, Wujudnya dan Cara Mempertahankannya
Yang menjadi dasar terbentuknya kerjasama di bidang politik mengacu pada pengertian dari sila keempat pada pancasila yang berbunyi "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan". Segala perilane dan tindakan politik yang dilanekan harus berdasar pada nilai kebijaksanaan, hikmat, dan permusyawaratan serta perwakilan. Seluruh nilai tersebut merupakan inti dari kerjasama di bidang politik.

Pada prinsipnya, sila keempat pancasila memberikan penegasan pada kita untuk selalu memelihara, menjaga dan mengembangkan semangat dalam bermusyawarah. Dalam setiap musyawarah tentunya juga memerlukan adanya kerjasama dari aneka macam pihak. Seperti halnya Undang Undang yang dikala ini dianut dan dijsaudara termudaan aturan Negara Indonesia, Undang Undang tersebut tidak akan terbentuk dan sesuai untuk rakyat jikalau tidak ada kerjasama untuk membuatnya.

Kerjasama di Bidang Sosial
Kerjasama dalam bidang kehidupan sosial sudah sangat umum kita jumpai dalam kehidupan sehari hari kita. Kerjasama di bidang sosial sendiri terjadi di aneka macam suku bangsa Indonesia. Menurut para ahli, beberapa jenis dan contoh gotong royong dan kerjasama sosial dalam masyminuman beralkoholat merupakan sebagai berikut:
  1. Ketika terjadi kecelakaan atau kematian maka warga dan segenap masyminuman beralkoholat akan datang kerumah korban untuk memberikan ucapan belasungkawa.
  2. Gotong royong mirip memperbaiki jembatan yang roboh, pohon tumbang dan lain sebagainya yang bersifat untuk kepetingan umum.
  3. Ketika salah satu warga mengadakan pesta perayaan atau syukuran maka warga sekitar atau tetangganya akan membantu. dalam istilah jawa kegiatan ini disebut dengan sambatan.
  4. Membersihkan makam milik nenek moyang masing masing di waktu waktu tertentu mirip ketika hendak menjelang hari puasa dan idul fitri.
  5. Ketika salah seorang warga hendak mengerjakan sesuatu mirip halnya membongkar atap maupun mendirikan rumah yang baru maka para tetangga akan berdaatangan untuk membantunya.
  6. Ketika ada kegiatan yang berhubungan dengan matapencaharian mirip dalam sektor dan bidang pertanian untuk membetulkan saluran perairan sawah yang rusak atau untuk proses panen.
Masih banyak sekali kegiatan yang dapat menjadi contoh kerjasama di bidang sosial masyminuman beralkoholat yang pada dasarnya memang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Kerjasama di Bidang Ekonomi
Prinsip yang menjadi landasan utama bentuk kerjasama dalam bidang ekonomi merupakan UUD 1945 pasal 33 ayat 1 yang berbunyi "Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan". Dari pasal ini kita dapat menarik kesimpulan bahwa prinsip yang digunakan dalam kegiatan di bidang ekonomi menggunakan prinsip kerjasama. Maksud dari kalimat terbut merupakan sebagai pelane ekonomi kita harus saling membantu untuk mencapai kesejahteraan bersama yang adil.
Berdasarkan penuturan para ahli (Charles H Cooley) bahwa kerjasama dapat timbul apabila pelanenya menyadari bahwasanya mereka memiliki kepentingan yang sama pada dikala bersaaan memiliki cukup kebisaan, pengetahuan serta pengendalian terhadap diri mereka sendiri untuk memenuhi kepentingan kepentingan mereka melalui kerjasama.

Contoh kerjasama dalam bidang ekonomi pada dasarnya sangat mudah untuk ditemukan, adapun contoh kerjasama tersebut merupakan sebagai berikut:
  1. Memberikan pinjaman modal pada simpansebat maupun sahabat dekat.
  2. Bekerjasama dengan mitra untuk mencapai tujuan urusan ekonomi bersama.
  3. Mengikuti organisasi yang bersifat memberikan profit atau keuntungan miriphalnya Indonesia yang ikut dalam komunitas ASEAN dan MEA.
  4. Mengajukan pinjaman pada jasa keuangan atau bank dengan catatan memberikan profit sebagai bunga ketika mengembalikannya.
Dalam bidang kehidupan berbangsa dan bernegara, wujud kerjasama yang lebih banyak didominasi berdasarkan pasan 33 Undang Undang Dasar 1945 merupakan koperasi. Namun karena terbatasnya pengetahuan masyminuman beralkoholat wacana koperasi menjsaudara termudaan koperasi kurang maksimal dan kalah dalam bersaing dengan lembaga perekonomian negara mirip BUMN dan perusahaan swasta.

Sebenarnya koperasi merupakan cikal bakal perekonomian di Indonesia. Hal ini dialasannya merupakankan karena koperasi merupakan badan usaha ekonomi yang melaksanakan seluruh usahanya yang didasarkan atas asas kekeluargaan dan bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Adapun keunggulan koperasi jikalau dibandingkan dengan keunggulan badan perekonomian lain di aneka macam bidang merupakan sebagai berikut:
  1. Dasar persamaan : Setiap anggota yang tergabung dalam koperasi memiliki hak yang sama.
  2. Dasar Persatuan : Setiap orang dapat diterima dan menjadi anggota koperasi tanpa harus membeda-bedakan suku, ras, agama.
  3. Demokrasi dalam bidang ekonomi : Imbalan jasa akan disesuaikan berdasarkan keuntungan yang diperoleh anggota.
  4. Pendidikan : Koperasi memiliki peran untuk mendidik anggota menjadi orang yang hemat, suka menabung dan sederhana.
  5. Demokrasi kooperatif : Koperasi dibentuk anggotanya, dijalankan anggota, dan hasil dari koperasi tersebut juga untuk anggota.
Maka dari itu semakin berkembangnya jaman, koperasi juga terus berkembang untuk mensejahterakan rakyat dan membantu kerjasama dalam bidang ekonomi.

Kerjasama Dalam Bidang Pertahanan dan Keamanan Negara
Kerjasama di bidang pertahanan dan keamanan negara pada dasarnya sangat erat jikalau dikaitkan dengan bela negara. Banyak sekali pasal dalam UUD 1945 yang menegaskan wacana pentingnya bela negara bagi tiap tiap individu warga negara. Pertahanan dan keamanan negara menjadi sangat penting karena bidang ini berbenturan langsung dengan keberlangsungan kehidupan suatu negara. Dapat dibayangkan tidak jikalau suatu negara tidak memiliki sistem pertahanan dan keamanan yang kuat maka akan dengan udah disusupi oleh musuh yang dapat menyulut peperangan dan menghancurkan negara tersebut.
Artikel Terkait: Strategi Indonesia Menghadapi Ancaman di Berbagai Bidang (Militer, Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya)
Pada dasarnya Indonesia telah memiliki TNI (tentara nasional indonesia) dan POLRI (Polisi republik indonesia) untuk menjaga stabilitas keamanan dan pertahanan negara. Namun sebagai warga negara, kita juga harus andil dalam segala bentuk kerjasama dalam bidang militer khususnya pertahanan dan keamanan negara ketika terdapat ancaman dari luar yang bersifat mengancam kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

Adapun yang dapat dilanekan warga negara sebagai bentuk kerjasama dalam bidang militer khususnya pertahanan dan keamanan negara merupakan sebagai berikut:

  1. Bekerjasama mengusir ancaman dari luar.
  2. Ikut membantu menjaga stabilitas keamanan dalam negeri.
  3. Rela berkorban demi kepentingan negara.
Pada dasarnya Indonesia sebagai sebuah negara juga telah melanekan kerjasama di bidang militer untuk mencapai tujuan bersama, adapun bentuk kerjasama dalam bidang militer yang dilanekan indonesia merupakan sebagai berikut:
  1. Bekerjasama dengan negara lain untuk saling melindungi.
  2. Mengikuti organisasi persatuan bangsa bangsa (PBB).
  3. Turut serta menjaga perheningan dunia.
  4. Menjadi anggota gerakan non blok.
Itulah Bentuk dan Contoh Kerjasama Dalam Berbagai Bidang Kehidupan (Agama, Sosial, Politik, Ekonomi, Pertahanan dan Keamanan) yang dapat admin hinggakan dalam artikel kali ini. Perlu diingat bahwa bentuk kerjasama di aneka macam bidang kehidupan pada dasarnya sangat mudah untuk ditemukan karena kerjasama dapat mempermudah beban pekerjaan kita.

0 Response to "Bentuk dan Contoh Kerjasama Dalam Berbagai Bidang Kehidupan (Agama, Sosial, Politik, Ekonomi, Pertahanan dan Keamanan)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel