Advertising 468 x 60

Faktor Penyebab Interaksi Antarwarga Masyarakat

Seperti telah diketahui bahwa budaya di setiap daerah tidak selalu sama. Warga masyarakat mampu bertukar pengalaman tentang budaya tempat dengan warga masyarakat lain melalui interaksi. Interaksi mencakup banyak sekali bidang, baik bidang ekonomi, sosial, maupun budaya.

Perbedaan akhlak akad nikah merupakan contoh perbedaan budaya. Pengenalan budaya daerah dengan kawasan lain terjadi karena adanya interaksi antarwarga masyarakat. Interaksi antarwarga masyarakat terjadi dalam banyak sekali bidang seperti sosial dan ekonomi. Interaksi antarwarga masyarakat terjadi lantaran beberapa faktor seakan-akan berikut.

1. Perbedaan Kandungan Sumber Daya Alam pada Setiap Daerah
Perbedaan kandungan sumber daya alam jelas akan memengaruhi kegiatan produksi pada daerah bersangkutan. Daerah dengan kandungan sumber daya alam cukup tinggi ,akan dapat memproduksi barang-barang tertentu dengan biaya relatif murah dibandingkan dengan daerah lain yang memiliki kandungan sumber daya alam lebih rendah.
Sumber Daya Alam
Kondisi ini mendorong pertumbuhan ekonomi tempat bersangkutan menjadi lebih cepat. Sementara itu, daerah lain yang mempunyai kandungan sumber daya alam lebih kecil hanya akan dapat memproduksi barang-barang dengan biaya produksi lebih tinggi sehingga daya saingnya menjadi lemah.

2. Perbedaan Kondisi Demografis
Perbedaan kondisi demografis adalah perbedaan tingkat pertumbuhan dan stuktur kependudukan, perbedaan tingkatpendidikan dan kesehatan, perbedaan kondisi ketenagakerjaan, dan perbedaan dalam tingkah laku dan kebiasaan, serta etos kerja yang dimiliki masyarakat daerah bersangkutan.

Kondisi demografis ini dapat memengaruhi ketimpangan pembangunan antar wilayah lantaran hal ini akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja masyarakat pada daerah bersangkutan. Daerah dengan kondisi demografis yang baik akan cenderung memiliki produktivitas kerja yang lebih tinggi.

Hal tersebut akan mendorong peningkatan investasi yang selanjutnya akan meningkatkan penyediaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi tempat bersangkutan. Sebaliknya, bila suatu tempat yang kondisi demografisnya kurang baik maka mampu menyebabkan rendahnya produktivitas kerja masyarakat setempat.

Hal tersebut akan mengakibatkan kondisi yang kurang menarik bagi penanaman modal sehingga pertumbuhan ekonomi tempat bersangkutan menjadi lebih rendah.

3. Kurang Lancarnya Mobilitas Barang dan Jasa
Kurang lancarnya mobilitas barang dan jasa mampu pula mendorong terjadinya peningkatan ketimpangan pembangunan antar wilayah.Mobilitas barang dan jasa ini mencakup acara perdagangan antar tempat dan migrasi baik yang disponsori pemerintah (transmigrasi) atau migrasi impulsif. Alasannya, apabila mobilitas tersebut kurang lancar maka kelebihan produksi suatu kawasan tidak dapat dijual kedaerah lain yang membutuhkan.

Demikian pula halnya migrasi yang kurang lancar menyebabkan kelebihan tenaga kerja suatu daerah tidak mampu dimanfaatkan oleh kawasan lain yang sangat membutuhkannya. Akibatnya, ketimpangan pembangunan antar wilayah akan cenderung tinggi lantaran kelebihan suatu tempat tidak mampu dimanfaatkan oleh kawasan lain yang membutuhkannya sehingga daerah kolot sulit mendorong
proses pembangunannya.

4. Konsentrasi Kegiatan Ekonomi Daerah/Wilayah
Terjadinya konsentrasi kegiatan ekonomi yang cukup tinggi pada wilayah tertentu, terang akan memengaruhi ketimpangan pembangunan antarwilayah. Pertumbuhan ekonomi tempat akan cenderung lebih cepat pada tempat dengan konsentrasi acara ekonomi yang cukup besar.

5. Alokasi Dana Pembangunan Antardaerah/Wilayah
Alokasi investasi pemerintah ke tempat, lebih banyak ditentukan oleh sistem pemerintahan daerah yang dianut. Bila sistem pemerintahan tempat yang dianut bersifat sentralistik, maka alokasi dana pemerintah akan cenderung lebih banyak dialokasikan pada pemerintah pusat sehingga ketimpangan pembangunan antarwilayah akan cenderung tinggi.

Sebaliknya, kalau sistem pemerintahan yang dianut adalah otonomi atau federal, maka dana pemerintah akan lebih banyak dialokasikan ke daerah sehingga ketimpangan pendapatan akan cenderung rendah. Alokasi dana pemerintah yang antara lain akan memberikan dampak pada ketimpangan pembangunan antarwilayah, adalah alokasi dana untuk sektor pendidikan, kesehatan, jalan, irigasi, dan listrik. Semua sektor ini akan menyampaikan dampak pada peningkatan produktivitas tenaga kerja, pendapatan per kapita, dan pada akhirnya dapat meningkatkan pergerakan ekonomi di tempat tersebut.

Berdasarkan faktor pendorong terjadinya interaksi antarwarga masyarakat dalam aneka macam bidang, dapat dipahami efek interaksi terhadap pembangunan di segala bidang. Tentu saja, interaksi yang terjadi bertujuan untuk meningkatkan pembangunan di aneka macam bidang tersebut.

Dengan demikian, kepentingan masyarakat yang belum mampu terpenuhi di daerah yang satu akan bisa terpenuhi dengan berinteraksi dengan masyarakat dari kawasan lain. Kaprikornus, interaksi yang terjalin untuk menutupi kekurangan masing-masing sehingga pada akhirnya semua kebutuhan akan mampu terpenuhi dengan baik.

Taraf kemampuan ekonomi tiap-tiap daerah pun akan meningkat. Meningkatnya kemampuan ekonomi tiap-tiap kawasan, akan memengaruhi pemenuhan terhadap kebutuhan sosial dan budaya tiap-tiap tempat. Yang pasti, pegang teguh budaya masing-masing jangan hingga budaya tempat luntur balasan interaksi sosial.

Ayo Menulis
Berdasarkan bacaan di atas, coba kau buat kesimpulan ihwal pentingnya interaksi antarwarga masyarakat terhadap pembangunan di segala bidang. Tuliskan dalam kolom berikut!
Interaksi antarwarga masyarakat dapat meningkatkan pembangunan di segala bidang. Dalam bidang budaya, masyarakat dapat mengenal budaya kawasan yang satu dengan budaya tempat yang lain sehingga memperkaya wawasan nusantara dan kebudayaan nasional. Dalam bidang sosial, dengan interaksi masyarakat mampu memenuhi kodratnya sebagai makhluk sosial, yaitu dalam aktivitas tertentu, manusia membutuhkan manusia lain untuk memenuhi hidupnya. Dalam aktivitas ekonomi, masyarakat dapat bekerja sama untuk meningkatkan taraf hidupnya sehingga tercapai kesejahteraan sosial.

Ayo Mengamati
Setiap kelompok juga boleh mengamati secara eksklusif upaya pembangunan ekonomi di tempat pantai maupun pegunungan. Tuliskan hasil pengamatan kelompokmu dan buat laporan secara tertulis. Presentasikan hasil pengamatan kelompok pertama dan kelompok kedua. Benarka ada perbedaannya? Tulis kesimpulan pada kolom berikut.
Upaya Pembangunan Ekonomi
Di Daerah PantaiDi Daerah Pegunungan
  1. Melestarikan terumbu karang
  2. Melestarikan hutan bakau
  3. Melakukan modernisasi peralatan penangkap ikan
  4. Membangun tempat pengolahan ikan
  5. Membangun sarana pariwisata pantai
  1. Membangun bendungan dan waduk
  2. Melakukan peremajaan tanaman perkebunan
  3. Melestarikan hutan pegunungan
  4. Memperbaiki jalan di tempat pegunungan
  5. Membangun sarana wisata pegunungan

0 Response to "Faktor Penyebab Interaksi Antarwarga Masyarakat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel