Advertising 468 x 60

Membuat Daftar Pertanyaan Teks Mengambil Keputusan dengan Musyawarah

Setiap warga masyarakat memiliki tanggung jawab ikut serta dalam mengambil keputusan bersama. Keputusan bersama adalah suatu keputusan yang sudah ditetapkan berdasarkan pertimbangan, anutan, dan pembahasan yang matang. Keputusan bersama haruslah mewakili kepentingan seluruh anggota atau seluruh penerima rapat. Keputusan bersama juga merupakan keputusan yang harus dilaksanakan dengan rasa penuh tanggung jawab.

Oleh karena itu, sebuah keputusan bersama harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua penerima rapat tanpa terkecuali dan membeda-bedakan. Dalam pengambilan keputusan kita dilarang memaksakan kehendak. Hasil dari keputusan yang diambil juga tidak boleh hanya menguntungkan satu pihak, tetapi semua pihak haruslah merasa diuntungkan. Karena keputusan bersama harus menampilkan rasa keadilan, dan semua akseptor rapat memiliki kedudukan yang sama.

Pengambilan keputusan harus didasarkan pada beberapa nilai penting agar semua pihak yang terlibat mencicipi keadilan. Nilai yang fundamental tersebut di antaranya ialah sebagai berikut.

1. Nilai Kebersamaan
Pengambilan keputusan harus dilakukan secara gotong royong duduk dalam suatu tempat dengan tujuan yang sama demi kebaikan bersama. Walaupun setiap peserta rapat berasal dari latar belakang yang berbeda namun harus tetap mendahulukan kepentingan umum dan mengesampingkan kepentingan pribadi.

2. Nilai Kebebasan Mengemukakan Pendapat
Bebas artinya tidak mendapat paksaan dari orang lain, semua akseptor rapat boleh mengutarakan pendapatnya. Pendapat yang diberikan harus logis dan masuk di kebijaksanaan, tidak mengakibatkan perpecahan, sesuai dengan norma, dan tidak menyinggung perasaan orang lain.

3. Nilai Menghargai Pendapat Orang Lain
Setiap peserta rapat haruslah mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain tanpa menyela orang yang sedang mengemukakan pendapat. Bila tidak setuju dengan pendapat yang dikemukakan penerima lain, boleh menanggapinya tetapi dengan cara yang sopan semoga tidak menimbulkan permasalahan.

4. Nilai Jiwa Besar Serta Lapang Dada Melaksanakan Hasil Keputusan Dengan Rasa Penuh Tanggung Jawab

Nilai persamaan hak, ialah seluruh akseptor rapat diberi hak yang sama untuk mengemukakan pendapatnya. Mereka diberikan kebebasan untuk mengungkapkan ide atau gagasan.

Musyawarah mufakat merupakan salah satu bentuk upaya pengambilan keputusan bersama yang sesuai dengan nilai budaya bangsa Indonesia yang demokratis. Musyawarah berarti membicarakan dan merampungkan bersama suatu persoalan dengan maksud untuk mencapai mufakat atau kesepakatan.

Dengan kata lain, musyawarah adalah pembahasan bersama suatu masalah guna mencapai keputusan. Sedangkan, mufakat artinya komitmen untuk melaksanakan hasil musyawarah. Kaprikornus, yang dimaksud musyawarah mufakat adalah negosiasi bersama untuk memecahkan perkara, sehingga tercapai keputusan bulat yang akan dilaksanakan bersama. Kita mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama bukan untuk kepentingan golongan atau langsung.

Dalam proses musyawarah kita pasti akan mendengar pendapat dari penerima musyawarah. Pendapat tersebut bisa saja berbeda-beda bahkan saling bertentangan. Apabila kesepakatan telah diambil, maka janji itu sudah bukan lagi milik dari pihak yang mengusulkan namun telah menjadi milik bersama. Keputusan tersebut harus dipatuhi dan dilaksanakan bersama dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

Ciri-ciri musyawarah untuk mufakat antara lain sebagai berikut.
  1. Sesuai dengan kepentingan bersama.
  2. Usul atau pendapat yang disampaikan praktis dipahami dan tidak memberatkan.
  3. Dalam musyawarah, pertimbangan budpekerti lebih diutamakan dan bersumber dari hati nurani yang jujur.
  4. Pembicaraan harus dapat diterima dengan kecerdikan sehat dan sesuai dengan hati nurani.
Keputusan Bersama
Dalam pelaksanaan musyawarah untuk mencapai mufakat kita harus berpedoman pada prinsip-prinsip dan hukum musyawarah, antara lain sebagai berikut.
  1. Musyawarah dilandasi dengan kebijaksanaan sehat dan hati nurani yang luhur.
  2. Musyawarah dilandasi semangat kegotongroyongan dan kekeluargaan.
  3. Mengutamakan kepentingan umum.
  4. Menghargai pendapat orang lain.
  5. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara sopan santun kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  6. Melaksanakan keputusan bersama dengan dilandasi itikad baik dan penuh rasa tanggung jawab.

Tata cara dan persyaratan musyawarah antara lain sebagai berikut.
  1. Peserta musyawarah harus hadir sebelum musyawarah dimulai.
  2. Musyawarah dimulai kalau penerima musyawarah telah mencapai kuorum. Kuorum yaitu penetapan jumlah minimum anggota yang harus hadir pada saat musyawarah.
  3. Ada susunan kepanitiaan yang minimal terdiri dari: ketua, notulis, dan akseptor musyawarah.
  4. Setiap penerima musyawarah berhak mengatakan pendapat.
  5. Setiap penerima musyawarah harus menghargai pendapat orang lain.
  6. Pendapat yang disampaikan harus mampu diterima akal sehat, tidak untuk kepentingan pribadi atau golongan, tidak menyebabkan perpecahan, sesuai dengan norma, dan tidak menyinggung perasaan orang lain.

Cara-cara mengeluarkan pendapat antara lain sebagai berikut.
  1. Mengacungkan tangan sebagai tanda izin bicara.
  2. Berbicara setelah dipersilakan.
  3. Kalau ada yang berbicara menunggu hingga pembicaraan tamat.
  4. Bersikap sopan.
  5. Suara cukup terperinci.

Sikap dalam musyawarah antara lain sebagai berikut.
  1. Menghargai/menghormati pendapat orang lain.
  2. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Tidak boleh mencela pendapat orang lain.
  4. Tidak boleh memotong pembicaraan orang lain.

Ayo Berlatih
Dari bacaan perihal musyawarah di atas, buatlah daftar pertanyaan dan jawaban menggunakan kata tanya apa, siapa, di mana, bagaimana, dan mengapa. Tuliskan dalam bentuk tabel seolah-olah di bawah, lalu gunakan untuk bertanya jawab dengan teman-temanmu dari kelompok lain.
No.Kata TanyaPertanyaanJawaban
1.ApaApa yang dimaksud dengan keputusan bersama?Keputusan bersama ialah suatu keputusan yang sudah ditetapkan berdasarkan pertimbangan, aliran, dan pembahasan yang matang
Apa  saja nilai yang fundamentali kutusan berama ?Nilai yang mendasari kputusan bersama ialah nilai kebersamaan, nilai kebebasan mengemukakan pendapat, dan nilai menghargai pendapat orang lain
Apa yang dilarang dilakukan saat mengambil keputusan bersama?Dalam pengambilan keputusan kita dilarang memaksakan kehendak
Apa saja ciri-ciri muyawarah mufakat?Ciri-ciri musyawarah untuk mufakat antara lain sesuai dengan kepentingan bersama. seruan atau pendapat yang disampaikan mudah dipahami, pertimbangan susila lebih diutamakan, dan pembicaraan harus dapat diterima dengan akal sehat.
Apa saja perilaku yang harus dilakukan ketika musyawarah mufakat?Sikap dalam musyawarah antara lain menghargai/menghormati pendapat orang lain, tidak memaksakan kehendak kepada orang lain, tidak boleh mencela pendapat orang lain, dan idak boleh memotong pembicaraan orang lain.
2.Di manaDi mana biasanya musyawarah mufakat dilaksanakan?Musyawarah mufakat dilaksanakan di balai pertemuan.
Di mana kita harus menghargai pendapat orang lain?Kita harus menghargai pendapat orang lain saat melaksanakan musyawarah mufakat.
Di mana kita tidak boleh memotong pembicaraan orang lain?Kita tidak boleh memotong pembicaraan orang lain saat melaksanakan musyawarah mufakat.
Di mana kita dihentikan memaksakan kehendak?Dalam pengambilan keputusan kita dilarang memaksakan kehendak. 
Di mana kita tidak boleh mencela pendapat orang lain?Kita dihentikan mencela pendapat orang lain dikala pelaksanaan musyawarah mufakat.
3.SiapaSiapa yang memiliki tanggung jawab ikut serta dalam mengambil keputusan bersama?Setiap warga masyarakat mempunyai tanggung jawab ikut serta dalam mengambil keputusan bersama. 
Siapa yang harus diwakili kepentingannya dalam pengambilan keputusan berama?Keputusan bersama haruslah mewakili kepentingan seluruh anggota atau seluruh peserta rapat. 
Siapa yang harus mematuhi dan melaksanakan hasil keputusan bersama?Keputusan bersama harus dipatuhi dan dilaksanakan oleh semua peserta rapat tanpa terkecuali dan membeda-bedakan
Siapa yang dapat mengutarakan pendapatnya dalam musyawarah?Semua peserta rapat boleh mengutarakan pendapatnya.
Siapa yang harus menghargai pendapat orang lain dalam musyawarah?Setiap peserta musyawarah harus menghargai pendapat orang lain.
4.MengapaMengapa kita dilarang memaksakan kehendak?Kita dihentikan memaksakan kehendak lantaran pendapat orang lain-berbeda-beda.
Mengapa kita harus menghargai pendapat orang lain?Kita harus menghargai pendapat orang lain lantaran tujuan musyawarah ialah untuk mendapatkan akad bersama.
Mengapa kita melaksanakan musyawarah mufakat?Kita melaksanakan musyawarah mufakat untuk mengambil keputusan bersama.
Mengapa hasil dari keputusan yang diambil juga tidak boleh hanya menguntungkan satu pihak, tetapi semua pihak haruslah merasa diuntungkan?Hasil dari keputusan yang diambil juga dihentikan hanya menguntungkan satu pihak, tetapi semua pihak haruslah merasa diuntungkan lantaran keputusan bersama harus menampilkan rasa keadilan, dan semua penerima rapat memiliki kedudukan yang sama.
Mengapa  dalam pelaksanaan musyawarah untuk mencapai mufakat kita harus berpedoman pada prinsip-prinsip dan aturan musyawarah?Dalam pelaksanaan musyawarah untuk mencapai mufakat kita harus berpedoman pada prinsip-prinsip dan aturan musyawarah supaya mutawarah dapat berjalan dengan baik.
5.BagaimanaBagaimana perilaku yang baik ketika orang lain mengemukakan pendapat?Sikap yang baik saat orang lain mengemukakan pendapat yaitu dengan mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain tanpa menyela orang yang sedang mengemukakan pendapat.
Bagaimana cara menanggapi pendapat orang lain yang tidak kita setujui?Bila kita tidak sepakat dengan pendapat yang dikemukakan akseptor lain, boleh menanggapinya tetapi dengan cara yang sopan agar tidak mengakibatkan permasalahan.
Bagaimana sikap yang baik dalam musyawarah?Sikap yang baik dalam musyawarah antara lain menghargai/menghormati pendapat orang lain, tidak memaksakan kehendak kepada orang lain, tidak boleh mencela pendapat orang lain, dan dihentikan memotong pembicaraan orang lain.
Bagaimana cara menghargai pendapat orang lain?Cara menghargai pndapat orang lain yaitu dengan mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain tanpa menyela orang yang sedang mengemukakan pendapat.
Bagaimana cara mengeluarkan pendapat yang baik?Cara-cara mengeluarkan pendapat antara lain mengacungkan tangan sebagai tanda izin bicara, berbicara sehabis dipersilakan, kalau ada yang berbicara menunggu hingga pembicaraan simpulan, dan bersikap sopan serta suara cukup terang.

0 Response to "Membuat Daftar Pertanyaan Teks Mengambil Keputusan dengan Musyawarah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel