Advertising 468 x 60

Jenis-Jenis Tanggung Jawab sebagai Warga Masyarakat

Tanggung jawab bersifat kodrati dan selalu melekat pada diri setiap individu, terutama dalam kedudukannya sebagai warga masyarakat. Sebagai warga masyarakat, setiap individu hendaknya memperhatikan hal-hal yang menjadi tanggung jawabnya supaya tercipta kehidupan masyarakat yang
harmonis.

Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau  perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai wujudan kesadaran akan kewajibannya. Manusia pada hakikatnya yaitu makhluk yang bertang­gung jawab. Disebut demikian lantaran manusia, selain merupa­kan makhluk individual dan makhluk sosial, juga merupakan makhluk Tuhan.

Pada hakekatnya insan tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka beliau harus berkomunikasi dengan insan lain. Sehingga dengan demikian insan disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seolah-olah anggota masyarakat yang lain agar mampu melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut.

Sebagai warga masyarakat kita mempunyai beberapa tanggung jawab. Tanggung jawab itu harus dilaksanakan untuk mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang nyaman bagi seluruh warga masyarakat.Berikut jenis-jenis tanggung jawab warga masyarakat.

1. Memelihara Ketertiban dan Keamanan Hidup Bermasyarakat
Memelihara ketertiban dan keamanan hidup bermasyarakat menjadi tanggung jawab setiap anggota masyarakat. Ketertiban dan keamanan hidup bermasyarakat mampu diupayakan dengan membuat peraturan untuk dipatuhi bersama segenap warga masyarakat.
Memelihara Ketertiban dan Keamanan
Sebagai misalnya membuat peraturan jam masyarakat dan acara aktivitas ronda malam. Peraturan jam masyarakat dan acara kegiatan ronda malam tersebut hendaknya dilaksanakan setiap anggota masyarakat sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai warga masyarakat.

2. Menjaga dan Memelihara Rasa Persatuan dan Kesatuan Masyarakat 
Masyarakat merupakan kumpulan dari berbagai individu yang mempunyai latar belakang kehidupan berbeda-beda, tetapi mempunyai tujuan yang sama. Oleh karena itu, dalam masyarakat tentu banyak terjadi perbedaan.

Meskipun demikian, setiap anggota masyarakat harus tetap menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan antarwarga masyarakat. Dalam menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan antarwarga masyarakat hendaknya dipegang prinsip-prinsip dasar sebagai berikut.
  • Membina keserasian, keselarasan, dan keseimbangan dalam berbagai lingkungan kehidupan.
  • Saling mengasihi, membina, dan memberi antarsesama.
  • Tidak menonjolkan perbedaan tetapi mencari kesamaan.

Dengan prinsip di atas, kamu hendaknya bisa memperlihatkan sikap yang mencerminkan sikap menjaga dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan antarwarga masyarakat seolah-olah berikut.
  • Hidup rukun dengan semangat kekeluargaan antarwarga masyarakat.
  • Setiap warga masyarakat menyelesaikan masalah sosial secara bersamasama.
  • Bergaul dengan sesama warga masyarakat tidak membedakan-bedakan suku, agama, ras, ataupun antargolongan.
  • Menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar dalam bergaul antarsuku bangsa.
  • Mengadakan bakti sosial di lingkungan masyarakat.

Dengan membiasakan menjaga dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan antarwarga masyarakat banyak manfaat yang mampu kau peroleh. Beberapa manfaat yang dimaksud seperti berikut.
  • Terwujudnya kehidupan masyarakat yang serasi, selaras, dan seimbang.
  • Pergaulan antarsesama warga masyarakat akan lebih rukun dan bersahabat.
  • Terwujudnya sikap saling menyayangi dan saling membantu antarwarga masyarakat.
  • Dapat mengatasi semua perbedaan yang ada dengan penuh kesadaran.
  • Pembangunan nasional akan berjalan lebih baik dan lancar.
  • fPelaksanaan bersama-sama akan mampu berjalan lancar dan baik.

3. Meningkatkan Rasa Solidaritas Sosial sebagai Sesama Anggota Masyarakat
Masyarakat terbentuk atas dasar persamaan tujuan dan budaya antarwarga masyarakat meskipun saling berbeda latar belakang asal undangan.

Atas dasar kepentingan bersama yang hendak dicapai dalam masyarakat, setiap warga masyarakat hendaknya mampu memperkuat relasi antaranggota dengan mengabaikan perbedaan-perbedaan di antara anggota masyarakat. Dengan demikian, perbedaan dalam masyarakat menjadi hal yang dianggap masuk akal lantaran mereka dapat saling bergaul dan saling memaklumi perbedaan-perbedaan yang ada.

Solidaritas (rasa setia mitra) sebagai warga masyarakat terus ditingkatkan dengan mengutamakan kepentingan bersama daripada kepentingan eksklusif atau golongan. Sikap solidaritas sosial dalam masyarakat meliputi saling membantu, saling peduli, mampu bekerja sama, dalam mendukung pembangunan wilayah baik secara keuangan maupun tenaga.

Salah satu bentuk solidaritas sosial adalah kolaborasi atau bersama-sama. Gotong royong merupakan suatu bentuk tolong-menolong yang berlaku di kawasan perdesaan Indonesia. Berdasarkan sifatnya bahu-membahu terdiri atas bersama-sama bersifat tolong menolong dan bersifat kerja bakti. Gotong royong dilakukan untuk menangani permasalahan yang menjadi kepentingan bersama.

4. Menghapuskan Bentuk-Bentuk Tindakan Diskriminasi dalam Kehidupan di Masyarakat untuk Menghindari Perpecahan Masyarakat, Bangsa, dan Negara.

Tiap-tiap warga masyarakat mempunyai persamaan derajat yang harus dijunjung tinggi dan tidak boleh diabaikan oleh siapa pun. Menghormati persamaan derajat bertujuan untuk mencegah terjadinya perpecahan antarwarga masyarakat.

Secara harfiah diskriminasi berarti “perbedaan perlakuan”. Diskriminasi ini memiliki arti memperlakukan orang atau kelompok (biasanya minoritas) secara berbeda berdasarkan karakteristik seakan-akan asal, ras, negara, agama, keyakinan politik atau agama, kebiasaan sosial, jenis kelamin, bahasa, dan usia.

0 Response to "Jenis-Jenis Tanggung Jawab sebagai Warga Masyarakat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel