Advertising 468 x 60

Macam-macam Kelainan pada Organ Gerak Pasif (Tulang)

Tangan-tangan dan kaki para pengrajin gerabah begitu cekatan dan terampil membentuk tanah liat menjadi gerabah-gerabah yang bernilai seni tinggi. Dari situ dapat kamu lihat betapa rangka dan otot, khususnya pada tangan dan kaki mampu berfungsi dengan baik. Apa yang akan terjadi kalau salah satu organ gerak tersebut tidak mampu berfungsi sebagaimana mestinya?

Sistem gerak pada insan tersusun atas rangka dan otot. Rangka merupakan alat gerak pasif yang tersusun atas tulang-tulang dengan aneka macam bentuk. Sedangkan otot merupakan alat gerak aktif. Sistem gerak insan terkadang mengalami gangguan maupun kelainan dan penyakit. hal tersebut mampu disebabkan oleh beberapa faktor, contohnya kelainan sejak lahir, karena makanan, kebiasaan yang salah, maupun kecelakaan. Berikut di antara gangguan maupun kelainan dan penyakit pada sistem gerak manusia.

Fraktura/Patah Tulang
Kelainan pada tulang akhir kecelakaan, baik kendaraan bermotor atau jatuh. Dibedakan menjadi 2 yaitu fraktura yang tertutup (patah tulang yang tidak sampai merobek kulit/otot) dan fraktura yang terbuka (patah tulang yang merobek/ menembus kulit/otot).

Meskipun berpengaruh dan elastis, tulang-tulang pun mampu mengalami fraktura. Jika tulang patah tetapi serpihan ujung yang patah tidak menembus kulit, maka itu disebut dengan fraktura tertutup. Tetapi kalau ujung tulang yang patah keluar menembus kulit, maka itu disebut dengan fraktura terbuka.

Osteoporosis
Kelainan pada tulang yang disebabkan karena adanya pengeroposan tulang. Hal ini lantaran tubuh sudah tidak sanggup lagi menyerap dan memakai kalsium secara normal. Osteoporosis terjadi lantaran kekurangan mineral. Osteoporosis umumnya terjadi pada orang akil balig cukup akal.

Orang sampaumur biasanya menghasilkan lebih sedikit hormon, sehingga osteoblast sebagai pembentuk tulang kurang aktif, dan kurun tulang pun menjadi berkurang. Tulang yang kekurangan mineral menjadi rapuh dan simpel patah.

Fisura/Retak Tulang
Kelainan tulang yang menimbulkan keretakan pada tulang balasan kecelakaan. Retak tulang terjadi karena terdapat keretakan pada tulang balasan suatu kejadian. Tulang retak masih mampu disambung kembali.
Macam-macam Kelainan pada Organ Gerak Pasif
Lordosis
Kelainan tulang karena sikap duduk yang salah sehingga tulang belakang melengkung pada kawasan lumbalis. Hal ini akan menimbulkan posisi kepala tertarik ke belakang. Lordosis yaitu kebalikan dari kifosis. Apabila kifosis yaitu kelainan lantaran tulang yang melengkung ke belakang, maka lordosis ialah melengkungnya tulang ke arah sebaliknya, ke arah depan.

Skoliosis
Kelainan tulang lantaran sikap duduk yang salah sehingga tulang belakang melengkung ke arah sampng. Hal ini akan menyebabkan tubuh akan bengkok membentuk karakter “S”. Penyebabnya yaitu kebiasaan-kebiasaan yang menyebabkan tulang belakang meliuk-liuk dengan postur yang tidak baik. Selain itu, mengangkat beban yang berlebih dan tidak diseimbangkan dengan anggota tubuh kanan dan kiri.

Kifosis
Kelainan tulang lantaran perilaku duduk membungkuk sehingga tulang belakang membengkok ke belakang. Contoh kebiasaan yang dapat menyebabkan kifosis antara lain adalah kebiasaan duduk yang terlalu membungkuk, posisi membaca yang terlalu membukuk, dan lain-lain.

Ayo Berkreasi
Coba kamu amati kembali gambar wacana kelainan organ gerak insan di atas, terutama lordosis, skoliosis, dan kifosis. Amatilah bentuk tulangnya dari masing-masing gambar tersebut. Kemudian buatlah model sederhananya dengan memakai tanah liat.

Langkah kerja:
  1. Siapkan tanah liat dan air.
  2. Campur dan aduklah tanah liat dengan air.
  3. Remas-remas atau injak-injaklah tanah liat yang sudah tercampur air tersebut dan pastikan sampai lengket. Jangan sampai encer atau masih terlalu kasar.
  4. Bentuklah adonan tanah liat tersebut mirip tokoh manusia yang mengalami kelainan tulang lordosis, skoliosis, dan kifosis.
  5. Setelah terbentuk, keringkan dengan mengangin-anginkannya. Jangan dijemur pribadi di bawah terik matahari, lantaran akan menyebabkan terjadinya retakan dan pecah.
  6. Setelah kering, bersihkan dan berilah warna yang sesuai.

Semua organ dalam tubuh kita, termasuk organ gerak harus terus kita jaga. Kita harus selalu memerhatikan setiap gerakan yang kita lakukan. Setiap gerakan harus kita lakukan dengan benar untuk menghindari terjadinya gangguan dan kelainan pada organ gerak kita, khususnya tulang.

0 Response to "Macam-macam Kelainan pada Organ Gerak Pasif (Tulang)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel