Advertising 468 x 60

Zat Campuran Homogen dan Heterogen di Lingkungan Sekitar

Campuran adalah zat yang terdiri atas beberapa jenis materi atau zat tunggal. Campuran dapat dibedakan menjadi gabungan homogen dan campuran heterogen. Campuran Homogen Campuran homogen merupakan adonan yang zat penyusunnya tercampur tepat. Pada campuran homogen, zat penyusunnya tidak mampu dibedakan. Contoh: air garam, sirop, udara, perunggu, kuningan.

Campuran heterogen merupakan adonan yang zat penyusunnya tidak tercampur tepat. Pada gabungan heterogen, zat penyusunnya masih dapat dibedakan. Contoh: campuran air dengan kopi, air dengan tepung, dan air dengan pasir.

Dalam kehidupan sehari-hari banyak terdapat gabungan homogen dan heterogen. Edo dan Dayu pergi ke kantin sekolah. Mereka membeli segelas teh anggun. Edo memperhatikan dikala Ibu kantin menciptakan teh anggun. Teh cantik dibuat dengan mencampurkan gula pasir dengan air teh lalu diaduk rata. Setelah Ibu kantin tamat membuat teh elok, diserahkannya teh anggun tersebut kepada Edo dan Dayu. Setelah membayarnya, mereka segera menikmati teh cantik sambil duduk di kantin sekolah.

Saat Ibu kantin menciptakan teh elok untuk Edo, berarti Ibu kantin menciptakan suatu adonan. Campuran yang dibuat oleh Ibu kantin yaitu gabungan antara gula pasir dan air teh sebagai pelarut. Kamu juga mampu menciptakan gabungan sendiri. Misalnya, dikala kamu membuat susu. Kamu akan mencampurkan susu dengan air. Saat kamu menyebarkan kopi untuk ayahmu, kau akan mencampurkan kopi, gula, dan air.

Pada dasarnya, suatu adonan dapat berupa unsur dengan unsur ataupun unsur dengan senyawa. Komposisi unsur-unsur atau senyawa penyusun suatu adonan tidak tertentu. Sifat asli zat-zat pembentuk gabungan masih tampak, sehingga komponen penyusun gabungan tersebut dapat dikenali dan dapat dipisahkan lagi. Ada dua macam campuran, yaitu adonan homogen dan campuran heterogen.
Campuran Homogen dan Heterogen

Ayo Berlatih
Coba amati segelas air gula. Gula tercampur tepat dengan air sehingga gabungan antara gula dengan air tampak jernih. Berarti dalam hal ini gula tercampur rata dengan air. Termasuk campuran apakah bencana ini? Berikan penjelasannya.
Gula tercampur rata dengan air. Campuran antara gula dengan air termasuk gabungan homogen. Campuran homogen juga disebut dengan larutan. Jadi dalam larutan gula tersebut terdapat dua penyusun larutan, yaitu air sebagai pelarut dan gula sebagai zat terlarut.

Cobalah amati segelas air yang di dalamnya terdapat pasir. Apakah pasir mampu larut dengan tepat sehingga larutan terlihat jernih? Tentu tidak bukan? Termasuk adonan apakah bencana ini?
Campuran antara pasir dengan air termasuk adonan heterogen. Pasir tidak mampu larut dengan sempurna dalam air. Campuran heterogen yaitu gabungan yang zat-zat penyusunnya bercampur secara tidak merata dan campuran ini tiap-tiap kepingan tidak sama susunannya .

Ayo Mencoba
Sekarang kau telah memahami wacana adonan dan mengetahui polacontoh gabungan. Cobalah untuk bereksperimen dengan menciptakan adonan seperti pada acara berikut.

Buatlah kelompok dengan anggota 5 orang. Kemudian, lakukan percobaan berikut ini. Percobaan ini untuk menentukan jenis gabungan beberapa benda. Berikut ialah hal-hal yang harus diperhatikan dalam melakukan percobaan.
  1. Alat dan bahan
  2. Langkah percobaan.
  3. Buatlah kesimpulan dari percobaan yang kalian lakukan dengan memilih jenis adonan.
  4. Buatlah laporan hasil percobaan kalian.

Laporan Percobaan Campuran Homogen dan Heterogen
A. Tujuan
Menentukan jenis adonan beberapa zat/benda.

B. Alat dan Bahan
  1. 2 buah gelas bening
  2. Air bening secukupnya
  3. Sendok
  4. 1 sendok gula
  5. 1 sendok pasir
  6. Alat tulis (pulpen) dan kertas untuk menulis hasil pengamatan

C. Langkah Percobaan
  1. Siapkanlah alat dan materi yang diharapkan untuk melakukan percobaan dan pengamatan
  2. Beri label pada masing-masing gelas contohnya gelas A dan gelas B.
  3. Masukan 1 sendok gula ke dalam gelas A, lalu diaduk hingga merata dan larut
  4. Masukkan 1 sendok pasir ke dalam gelas B, kemudian diaduk secara optimal.
  5. Amatilah apa yang terjadi pada kedua gelas tersebut.

D. Hasil Pengamatan

1. Gelas A :
  • Gula larut dalam Gelas A
  • Air tidak berubah warna
  • Antara air dan gula tidak dapat dibedakan

2. Gelas B :
  • Pasir tidak mampu larut dalam Gelas B
  • Warna air pada Gelas B berkembang menjadi keruh
  • Antara air dan pasir dapat dibedakan

Pada Gelas A, antara air dengan gula (larutan gula) tidak dapat dibedakan lantaran larutan tergolong adonan homogen. Campuran homogen adalah campuran yang tidak mampu dibedakan zat-zat yang tercampur didalamnya. Pelarut dalam Gelas A adalah air, sedangkan zat terlarutnya ialah gula.

Pada Gelas B, antara air dengan pasir dapat dibedakan, campuran ini merupakan pola campuaran heterogen. Campuran heterogen terjadi karena zat yang tidak dapat bercampur satu dengan lain secara sempurna sehingga dapat dikenali zat penyususnnya.

E. Kesimpulan
Berdasarkan percobaan larutan gula (air+gula) tergolong gabungan homogen. Campuran air dan pasir tergolong gabungan heterogen.

0 Response to "Zat Campuran Homogen dan Heterogen di Lingkungan Sekitar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel