Advertising 468 x 60

Laporan Membuat Larutan Pencelup Batik Jumputan

Batik jumputan yaitu salah satu jenis batik yang menggunakan teknik jumputan untuk membuat motifnya. Jumputan sendiri adalah salah satu teknik yang digunakan untuk menciptakan motif batik dengan cara mengikat kencang beberapa belahan kain yang lalu dicelupkan pada pewarna pakaian.

Batik jumputan juga sering juga disebut dengan batik ikat celup karena proses pembuatannya dengan mengikat dan mencelupkan kain ke dalam pewarna.

Motif hias jumputan banyak dijumpai pada motif hias kain pelangi. Motif hias kain pelangi ialah
kain yang dihiasi dengan motif hias jumputan. Motif hias jumputan banyak digunakan pada benda pakai seolah-olah selendang atau sampur, kain, taplak meja, dan lain-lain. Kain dengan motif hias jumputan tidak hanya terdapat di Yogyakarta saja, tetapi juga banyak terdapat di kawasan Palembang, Bali, dan Gresik.
Motif Pelangi

Ayo Mencoba
Buatlah larutan untuk mencelup kain dalam proses membuat batik jumputan. Untuk bahan menciptakan larutan, kau dapat menggunakan seolah-olah uraian sebelumnya. Namun, kau juga dapat membuat larutan sendiri berdasarkan rujukan yang kalian ketahui atau hasil dari bertanya kepada orang yang lebih tahu. Buatlah laporan hasil percobaan kalian. Laporan berisi hal-hal berikut.
  1. Bahan untuk membuat larutan.
  2. Uraikan termasuk zat tunggal atau zat campuran materi yang kamu gunakan untuk menciptakan larutan.
  3. Uraikan juga termasuk unsur atau senyawa bahan yang kau gunakan untuk membuat larutan.
  4. Cara menciptakan larutan untuk menciptakan batik jumputan.

Laporan Pembuatan Larutan Untuk Membuat Batik Jumputan

A. Alat dan Bahan
  1. Kompor
  2. Panci
  3. Sendok kayu yang digunakan untuk mengaduk
  4. Ember
  5. Pewarna dan penguatnya dalam satu kemasan, bisa memakai Wenter atau Wantex. Bahan pewarna termauk adonan. Bahan pewarna termasuk senyawa karena terdiri dari beberapa unsur.
  6. 2 liter air untuk satu kemasan pewarna. Air termasuk zat tunggal. Air, merupakan senyawa karena terbentuk dari gabungan hidrogen dan oksigen. 
  7. 2 sendok makan garam. Garam termauk zat tunggal. Garam termasuk senyawa lantaran terdiri dari 2 unsur yang bebeda  yakni natrium dan klorida
  8. Cuka secukupnya. Cuka termasuk zat tunggal. Asam cuka, merupakan senyawa. Asam cuka merupakan gabungan unsur karbon, hidrogen dan oksigen 

B. Cara Pembuatan
  1. Siapkan alat dan materi yang diharapkan untuk membuat materi pencelup batik jumputan.
  2. Masak air sesuai aturan pada pewarna kain. 
  3. Setelah panas,  masukkan zat pewarna satu per satu dan aduk hingga rata. 
  4. Jika pencelupan lebih dari satu warna maka proses pembuatan larutan harus dipisah.
  5. Gunakan satu wadah panci untuk satu warna saja
  6. Wantek biru dimasak pada air mendidih  hingga larut selanjutnya dibiarkan masbodoh dan masukkan ke dalam botol air mineral 600 ml, tutup botolnya yang berpengaruh sampai waktu digunakan. 
  7. Demikian juga untuk warna merah dan kuning lakukan hal yang sama hingga kita punya 3 botol pewarna siap pakai..
  8. Larutan pencelup ini sudah siap digunakan.

Proses pembuatan pada Batik Jumputan mempunyai beberapa teknik yang cukup sering digunakan. Teknik pembuatan batik jumputan yang pertama adalah menggunakan teknik ikat. Pada penggunaan teknik ikatan, kain baju batik yang akan dibuat menjadi kain batik jumputan pada beberapa kepingan akan diberi ikatan dengan menggunakan tali.

Ikatan yang dibuat pada kain ini harus cukup kencang sehingga pada ketika kain tersebut dimasukkan ke dalam cairan warna, serpihan yang terikat tadi tidak terkena oleh zat warna yang ada. Hal ini berfungsi supaya sesudah kain tersebut keluar dari proses celup dan kemudian ikatan kain tersebut dibuka, maka akan terbentuk sebuah motif.

0 Response to "Laporan Membuat Larutan Pencelup Batik Jumputan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel