Advertising 468 x 60

Pengertian, Jenis Dan Contoh Sudut Pandang Dalam Cerita

penterperincian, Jenis Dan Contoh Sudut Pandang - Sudut pandang dalam cerita sering kita temui ketika kita sedang membaca sebuah novel, cerpen, atau karangan lainnya. Selain itu sudut pandang juga sering kita temui dalam soal-soal bahasa indonesia di sekolah. Mungkin sebagian dari kita masih gundah mengenai penggunaan sudut pandang ini dalam sebuah karangan, oleh karena itu dalam pembahasan kali ini kita akan membahas bersama-sama ihwal pengertian dari sudut pandang.

penterperincian Sudut Pandang Dalam Cerita merupakan cara kita melihat atau menilai dari segi dan perspektif mana cerita tersebut berjalan. Dalam penggunaannya sudat pandang merupakan unsur intrinsik yang menjadi syarat mutlak terciptanya sebuah cerita.

Sudut pandang dalam cerita merupakan elemen dasar dan unsur intrinsik dalam sebuah karanagan baik itu fiksi maupun non-fiksi. Sudut pandang dalam cerita memiliki perumpamaan bagaimana kita melihat atau menilai sesuai berdasarkan perspektif orang lain. Sudut pandang sendiri dapat dibagi menjadi 4 jenis yakni: Sudut pandang orang pertama, sudut pandang orang kedua, sudut pandang orang ketiga, dan sudut pandang orang keempat. Untuk lebih terperincinya mari kita simak artikel kali ini yang akan membahas pengertian, jenis dan contoh sudut pandang dalam cerita.

 Sudut pandang dalam cerita sering kita temui ketika kita sedang membaca sebuah novel penterperincian, Jenis Dan Contoh Sudut Pandang Dalam Cerita
penterperincian, Jenis Dan Contoh Sudut Pandang Dalam Cerita

Dalam artikel kali ini materi akan dibagi menjadi 2 bagian yakni pertama merupakan pengertian sudut pandang dalam cerita sacara umum, dan yang kedua merupakan jenis dan contoh sudut pandang.

penterperincian Sudut Pandang
Sudut pandang merupakan motode yang digunakan penulis cerita dalam menempatkan dirinya atau dari mana penulis memandang cerita  pada karangan  yang ia tulis. Sudut pandang dibuat oleh penulis sebagai salah satu siasat dalam penyampaian cerita yang ia tulis, oleh alasannya itu sudut pandang dapat mempengaruhi jalannya penyajian dari sebuah cerita.

Baca Juga: Teks Cerpen (penterperincian, Ciri-Ciri, Struktur, Unsur intrinsik, Unsur Ekstrinsik, Dan Nilai-Nilai Cerpen)

Jenis-Jenis Sudut Pandang Dalam Cerita
Sudut pandang dalam cerita terdiri dari 4 jenis, merupakan sudut pandang orang pertama sebagai pelane utama, sudut pandang orang pertama sebagai pelane sampingan, sudut pandang orang ketiga serba tahu, sudut pandang orang ketiga pengamat. Berikut di bawah ini terdapat pengertian dari keempat jenis tersebut.

Sudut Pandang Orang Pertama
Sudut pandang orang pertama sebagai pelane utama,  dalam penggunaan sudut pandang jenis ini pada umumnya tokoh utama menggunakan ane atau admin. Selain itu dalam cerita itu penulis seolah-olah terlibat langsung ke dalam cerita tersebut sebagai tokoh utamanya.

Contoh Sudut Pandang Orang Pertama
Hari ini merupakan hari sialku. Bagaimana tidak , hari ini ane meninggalkan pekerjaan rumahku yang sudah ane kerjakan dengan susah payah tadi malam. Apalagi guru yang memberikan PR tersebut Ibu Jeni guru matematikane yang terkenal sangat displin, ane sudah mencoba untuk mengatakan bahwa ane telah mengerjakannya akan tetapi pekerjaan tersebut tidak sengaja tertinggal di rumah tapi Bu Jeni tidak menghiraukan alasanku sama sekalai. Alhasil dihukumlah ane selama dua jam pelajaran berdiri di depan kelas.

Sudut Pandang Orang Kedua
Sudut pandang orang pertama sebagai pelane sampingan, dalam penggunaan sudut pandang ini penulis seolah-olah bercerita, tetapi dalam cerita ini penulis tidaklah sebagai tokoh utamanya.

Contoh Sudut Pandang Orang Kedua
Ibuku merupakan sosok yang sangat ane kagumi, mudau seorang diri bekerja simpanses untuk membiayai kehidupan ane sekeluarga serta sekolahku. Terkadang ane merasa kasihan padanya karena harus banting tulang demi kehidupan ane anak-anaknya. Walaupun sibuk banting tulang untuk menafkahi ane Ibu tetap saja memiliki waktu luang untuk selalu memperhatikan anak-anaknya.

Sudut Pandang Orang Ketiga
Sudut pandang orang ketiga serba tahu, dalam penggunaannya biasanya menggunakan kata ganti mirip dia, ia, atau nama dari pelane yang terdapat dalam cerita yang di ciptakan oleh penulis.

Contoh Sudut Pandang Orang Ketiga
Selama satu bulan ini tidak biasanya ane sering melihat Nano tidak berangkat sekolah, ia pamit dengan orang tuanya untuk pergi sekolah tetapi tujuannya tidaklah ke sekolah. Dia sering terlihat di persimpangan jalan mengamen menggunakan sebuah gitar kecil. Apakah dia kasihan melihat orang tuanya yang sakit-sakitan sementara kebutuhan sekolah serta kehidupan mereka yang serba susah sehingga dia memutuskan untuk membantu orang tuanya untuk mencari uang?

Sudut Pandan Orang Keempat
Sudut pandang orang ketiga pengamat, dalam penggunaannya kata “dia” pada cerita memiliki maksud yang sangat terbatas. Penulis cerita menggambarkan apa yang dialami serta dirasakan oleh tokoh utamanya seorang walaupun terdapat banyak tokoh yang terdapat dalam cerita tersebut. Sehingga tokoh utama dalam cerita akan lebih menonjol dalam certia tersebut sementara tokoh lainnya tidak memiliki kesempatan untuk menunjukan sosok sebenarnya.

Contoh Sudut Pandang Orang Keempat
Datanglah Mike  seorang sosok pria berbadan tegap besar menuju ke ring. Semua penonton bersorak ketika dia memasuki ring. Dia bertarung sangat gesit, hingga akhirnya dia berhasil memenangkan duelnya dalam ring tersebut. Penonton pun sekali lagi bersorak simpanses untuknya, akan tetapi kali ini sorakan itu terdengar lebih simpanses dari yang pertama untuk merayakan atas kemenangannya.

Sekian pembahasan kali ini ihwal penterperincian Sudut Pandang dalam cerita. Semoga arikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca dalam memahami materi tersebut.

0 Response to "Pengertian, Jenis Dan Contoh Sudut Pandang Dalam Cerita"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel