Advertising 468 x 60

Pengertian Frasa, Ciri-ciri, Jenis Dan Contoh Frasa

makna Frasa, Ciri-ciri, Jenis Dan Contoh Frasa – Frasa merupakan salah satu materi yang sangat erat kaitannya dengat pelajaran bahasa indonesia. Tidak cukup dijsaudara termudaan materi saja, akan tetapi frasa juga sering dijsaudara termudaan sebagai soal ujian dalam jenjang sekolah tertentu. Oleh alasannya merupakan itu pada artikel kali ini kita akan membahas materi mengenai frasa (pengertian dan cohtoh frasa). Untuk lebih memudahkan maka definisi materi wacana frasa akan kita bagi menjadi dua bagian. Pada bagian pertama kita akan membahas pengertian dari frasa terlebih dahulu, lalu dilanjutkan pada bagian kedua kita akan membahas banyak sekali jenis dari frasa yang disertai contoh frasa tersebut. Langsung saja kita simak pembahasan frasa berikut ini.
 Frasa merupakan salah satu materi yang sangat erat kaitannya dengat pelajaran bahasa indo makna Frasa, Ciri-ciri, Jenis Dan Contoh Frasa

makna, Jenis, Dan Contoh Frasa

Untuk dapat memahami apa itu frasa, maka simaklah artikel dibawah ini yang sudah dibagi menjadi sub-bagian pengertian frasa, jenis frasa, dan contoh frasa.

makna Frasa

Frasa merupakan gabungan atau kesatuan kata yang terbentuk dari dua kelompok kata atau lebih yang memiliki satu pengertian gramatikal (pengertian yang berubah-ubah menyesuaikan dengan konteks). Singkatnya frasa merupakan gabungan dari dua kata atau lebih akan tetapi tidak dapat membentuk kalimat tepat karena tidak memiliki predikat.

Ciri-ciri frasa
Adapun ciri-ciri frasa merupakan sebagai berikut:
  1. Dalam frasa harus terdiri setidaknya minmal dua kata atau lebih.
  2. Menduduki atau memiliki fungsi gramatikal dalam kalimat.
  3. Dalam frasa harus memiliki satu pengertian gramatikal.
  4. Frasa bersifat nonpredikatif.
Contoh Frasa
Berdasarkan pengertian dan ciri-ciri diatas kita dapat menyimpulkan bahwa frasa merupakan gabungan dari dua kata atau lebih yang tidak dapat membentuk kalimat tepat. Maka kita dapat membuat contoh frasa sebagai berikut:
  • Nasi goreng
  • Sedang Tidur
  • Sedang makan
  • Banting tulang
  • Tidur siang
  • Dengan tangan kanan
Baca Juga : Contoh Frasa Nominal Dan Verbal
Kategori Frasa
Berdasarkan Jenisnya,  frasa terbagi menjadi  sebagai berikut.
  • Frasa verbal, merupakan frasa yang memiliki inti kata kerja dalam unsur pembentukannya serta dapat berfungsi sebagai pengganti kedusedihn kata kerja dalam kalimat.
Contoh:
Sedang tidur
Akan muncul
Baru datang
Tidak makan
  • Frasa Nominal, merupakan frasa yang memiliki inti kata benda dalam unsur pembentukannya serta dapat berfungsi sebagai pengganti dari kata benda.
Contoh:
Rumah kayu
Sepatu kaca
Lemari besi
Buku gambar
  • Frasa ajektiva, merupakan frasa yang memilik inti berupa kata sifat dalam unsur pembentukannya.
Contoh:
Sangat baik
Cukup hebat
Sangat cepat
Mahal sekali
Lumayan dekat
  • Frasa preposisional, merupakan frasa yang menggunakan kata depan dalam unsur pembentukannya.
Contoh:
Dari sana
Ke Pasar
Dengan kaki
Di Solo
Kepada guru
Oleh kami
Berdasarkan Fungsi unsur pembentukannya frasa terbagi sebagai berikut :
  • Frasa Endosentris, merupakan frasa yang salah satu unsur atau keduanya merupakan unsur inti atau pusat.
Contoh:
Kuda hitam
Anak sapi
Sudah selesai
Dua orang
Frasa endosentris sendiri memiliki  4 macam sebagai berikut
  • Frasa atribut, merupakan frasa yang unsur pembentukannya menggunakan  diterangkan dan menerangkan atau menerangkan dan diterangkan.
Contoh:
Ayah kandung (diterangakan dan menerangkan)
Seekor nyamuk ( menerangkan dan diterangkan)
  • Frasa apositif, merupakan frasa yang salah satu unsur pembentukannya dapat digunakan sebagai pengganti unsur inti.
  • Frasa koordinatif, merupakan frasa yang unsur-unsur pembentukannya berperan sebagai unsur inti.
Contoh:
Kakek nenek
Warta gosip
Tua muda
  • Frasa Eksosentris, merupakan frasa yang pada salah satu unsurnya merupakan kata tugas.
Contoh:
Kepada ayah
Dari Solo
Di rumah
Pada hari
Berdasarkan kesatuan pengertian yang terkandung dalam unsur-unsur pembentukannya frasa dapat dibagi menjadi :
  • Frasa biasa, frasa yang memiliki pengertian sebenarnya.
Contoh : Ibu membeli sayur bayam
  • Frasa idiomatik, frasa yang mempunyai pengertian baru atau pengertian yang tidak sebenarnya (denotasi).
Contoh : Orang tua kami pergi ke luar kota
Frasa ambigu
Frasa ambigu merupakan frasa yang memiliki pengertian ganda dalam pemakaian kalimat.
Contoh : tangan panjang

Pada contoh diatas tangan panjang dapat berarti tangan yang panjang dan juga bisa diartikan sebagai orang yang suka mencuri.

Sekian artikel kami kali ini wacana makna Frasa, Ciri-ciri, Jenis Dan Contoh . Semoga dengan pembahasan ini ente bisa memahami materi ini lebih dalam, dan jangan lupa kunjungi terus blog ini untuk pembahasan materi-materi terbaru lainnya.

0 Response to "Pengertian Frasa, Ciri-ciri, Jenis Dan Contoh Frasa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel