Advertising 468 x 60

Ilmuwan Peneliti Sifat Materi Dan Pemanfaatannya Dalam Kehidupan


Bahan dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-Hari

Coba buka tas sekolahmu. Barang apa saja yang sanggup kau temukan? Kamu mungkin akan menemukan buku tulis, pensil, ballpoint, karet penghapus, baju olah raga atau botol minuman. Dari mana semua materi tersebut berasal? Semua materi tersebut berasal dari olahan materi-materi yang ada di alam. Tentunya ini merupakan anugerah Tuhan yang menyiapkan bumi dengan banyak sekali isinya untuk kebutuhan makhluk yang hidup di dalamnya.

Namun tidak semua materi sanggup dimanfaatkan secara eksklusif dari alam. Kita harus mengolah beberapa materi dari alam untuk dijadikan materi lain sehingga sanggup dimanfaatkan. Seperti halnya pohon karet yang getahnya sanggup dimanfaatkan untuk menciptakan banyak sekali jenis ban karet, ganjal sepatu, atau karet gelang yang biasa kau gunakan untuk bermain. Apakah kau sudah memanfaatkan semua bahan-bahan tersebut dengan benar? Apakah sudah memakai buku tulismu dengan benar? Apakah kau sudah membuang sampah plastik dengan benar? Apa yang terjadi bila kau membuang sampah plastik sembarangan?

Salah satu cara yang sanggup kau lakukan untuk mensyukuri nikmat Tuhan akan banyak sekali materi yang telah disiapkan di alam ini ialah dengan menjaga alam itu sendiri. Misalnya penghematan dalam penggunaan kertas untuk mengurangi penebangan pohon; membuang sampah secara terpisah antara kertas, plastik, dan sampah organik, sehingga sanggup dimanfaatkan kembali dan tidak merusak lingkungan.

Ilmuwan Peneliti Sifat Bahan dan Pemanfaatannya

Democritus (460 SM – 370 SM)

Tahukah kamu, Democritus (460 SM – 370 SM) ialah seorang ilmuwan sekaligus filsuf Yunani yang pada mulanya mengemukakan bahwa setiap materi terdiri atas atom. Dari pengamatannya ini ia menyatakan bahwa ada sesuatu yang menyusun benda, di mana sesuatu tersebut berukuran sangat kecil dan tidak sanggup dibagi-bagi lagi. Beliau juga menyatakan bahwa sesuatu tersebut juga tidak
dapat dihancurkan.






Jabir bin Hayyan (720 M-813 M)

Ilmuwan lain terkait materi dan sifatnya, ialah Jabir bin Hayyan (720 M-813 M), yang dikenal sebagai Bapak Kimia Modern. Banyak temuan Jabir, di antaranya peralatan dibidang kimia yang terbuat dari beling dan logam, beberapa cara yang efektif untuk memurnikan logam dan mencampur baja untuk keperluan industri serta menjaga besi dari karat, cara pembuatan tinta dari sulfite besi yang dicampur emas sehingga sanggup mengganti air emas (yang mahal harganya) untuk menciptakan goresan pena dari tinta emas, cara-cara dalam mewarnai kulit, menciptakan pernis, mengeraskan kain tenun, dan banyak sekali cara untuk keperluan sehari-hari lainnya yang memakai bahan-bahan kimia.




Al-Zahrawi (936-1013 M)

Selain itu, dikenal juga ilmuwan berjulukan Al-Zahrawi (936-1013 M), yang telah menemukan lebih dari 200 peralatan bedah, di antaranya jarum bedah, pisau bedah (scalpel), sendok bedah (surgical spoon), pengait bedah (surgical hook), dan sebagainya. Al-Zahrawi juga menemukan peralatan bedah yang dipakai untuk menyelidiki dalam uretra, alat untuk memindahkan benda absurd dari tenggorokan, dan alat untuk menyelidiki telinga. Kontribusi Al-Zahrawi bagi dunia kedokteran khususnya bedah sampai sekarang tetap dikenang dunia.

Sumber:
Ilmu Pengetahuan Alam / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.—Edisi Revisi. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014. Gambar dari Google Images

0 Response to "Ilmuwan Peneliti Sifat Materi Dan Pemanfaatannya Dalam Kehidupan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel