Advertising 468 x 60

Ilmuwan Peneliti Kesesuaian Rangka, Otot Dengan Pesawat Sederhana


Rangka dan Otot Manusia
Rangka insan merupakan salah satu karya Tuhan yang membuat badan kita. Fungsi rangka pada insan sanggup kau lihat menyerupai halnya rangka baja yang membangun suatu bangunan, sehingga bangunan tersebut sanggup berdiri tegak. Keistimewaan rangka yang kita miliki ialah kemampuannya untuk memperbaiki diri dikala tulang mengalami keretakan atau patah tulang, hal ini yang tidak bisa terjadi pada rangka baja secanggih apapun di dunia. Rangka tulang yang bekerja sama dengan sistem otot tidak hanya membuat badan kita sanggup berdiri tegak, tetapi juga memungkinkan kita untuk bergerak, berjalan, berlari, bahkan mengangkat beban yang melebihi berat tubuhmu sendiri. Bayangkan betapa berpengaruh dan sempurnanya ciptaan Tuhan pada tulangmu. Manusia kemudian menggandakan prinsip kerja rangka dan otot insan dalam membuat pesawat sederhana. Masihkah kau memungkiri keajaiban ciptaan Tuhan pada tulang dan ototmu? Bagaimana caranya biar tulang dan ototmu tetap tetap sehat dan terjaga?

Koordinasi Otot dan Tulang mempunyai Kesesuaian dengan Pesawat Sederhana
1. Rangka badan membantu insan berdiri dengan tegak, menyerupai halnya rangka pada bangunan.
2. Tulang terdiri atas tulang rawan dan tulang keras, Tulang keras mempunyai struktur yang bermacam-macam yakni tulang kompak dan tulang spons yang di dalamnya terdapat sumsum merah dan sumsum kuning.
3. Manusia mempunyai sejumlah kurang lebih 206 tulang yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda-beda.
4. Pada tahap awal perkembangannya, insan mempunyai tulang berupa tulang rawan yang dalam perkembangannya menjadi tulang keras melalui proses osifikasi.
5. Manusia sanggup melaksanakan banyak sekali macam gerakan alasannya dilengkapi dengan adanya sendi yang bermacam-macam yakni: sendi engsel, sendi lesung, sendi putar, sendi geser, sendi pelana, dan sendi yang tidak sanggup digerakkan.
6. Tubuh insan terdiri atas 35-40% otot yang berfungsi untuk menggerakkan tulang dan persendian yang memungkinkan adanya pergerakan.
7. Jaringan otot terdiri atas otot rangka, otot polos, dan otot jantung. Otot rangka sanggup dikendalikan secara sadar, otot polos dan otot jantung tidak sanggup dikendalikan secara sadar.
8. Koordinasi otot dan tulang mempunyai kesesuaian dengan prinsip pesawat sederhana. Alat-alat dalam kehidupan yang mengikuti prinsip pesawat sederhana terdiri atas katrol, roda berporos, bidang miring, dan pengungkit.
9. Pengungkit terdiri atas tiga jenis, yaitu jenis pertama yang titik tumpunya terletak di antara beban dan kuasa, jenis kedua dan jenis ketiga yang titik tumpunya yang sama-sama terdapat di bab ujung

Ilmuwan Peneliti kesesuaian Rangka, Otot dengan Pesawat Sederhana

1. Al-Zahrawi atau Albucasis (936-1013 M)

Kamu pernah melihat orang yang kaki atau tangannya digips alasannya mengalami patah tulang? Tahukah kau siapa penemu gips? Penemunya ialah Al-Zahrawi atau Albucasis (936-1013 M). Al -Zahrawi merupakan seorang dokter dan mahir bedah dari Andalusia. Menurut Al-Zahrawi, jikalau terdapat tulang yang bergeser maka tulang tersebut harus ditarik supaya kembali tempatnya semula, sedangkan untuk duduk kasus tulang yang lebih gawat menyerupai patah, maka tulang tersebut harus digips.





2. Archimedes (287 SM-212 SM)

Pada topik yang terkait pesawat sederhana, tahukah kamu, pandangan gres pertama dari pesawat sederhana berawal dari seorang filsuf Yunani sekitar masa ke-3 sebelum masehi, yaitu Archimedes (sekitar 287 SM-212 SM). Archimedes mempelajari tiga macam pesawat sederhana: katrol, pengungkit, dan sekrup. Archimedes menemukan rumusan untuk mencari laba mekanik pada pengungkit. Para ilmuwan Yunani sendiri kesannya mendefinisikan lima macam pesawat sederhana (tidak termasuk bidang miring) dan mereka sanggup menghitung laba mekanik semua alat-alat tersebut (meski perhitungan untuk baji dan sekrup tidak terlalu akurat dikarenakan gaya gesek yang besar).



3. Al Jazari (1136-1206 M)
Ilmuwan berikutnya ialah Al Jazari (1136-1206 M), seorang tokoh besar di bidang mekanik dan industri yang menemukan konsep robotika modern. Al Jazari menyebarkan prinsip hidrolik untuk menggerakkan mesin yang kemudian hari dikenal sebagai mesin robot. Dalam bukunya, Al Jazari begitu detail memaparkan isyarat untuk mendesain, merakit, dan membuat sebuah mesin. AlJazari menerima julukan sebagai Bapak Modern Engineering berkat temuan-temuannya yang banyak menghipnotis rancangan mesin-mesin modern dikala ini.




Referensi:
Ilmu Pengetahuan Alam / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.—Edisi Revisi. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014. Gambar dari Google Images.

0 Response to "Ilmuwan Peneliti Kesesuaian Rangka, Otot Dengan Pesawat Sederhana"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel