Advertising 468 x 60

Ilmuwan Pengembang Pembagian Terstruktur Mengenai Benda


Tahukah kau ilmuwan yang mendasari pengklasifikasian benda ada banyak sekali, untuk itu mari kita kenali beberapa diantara mereka:

1. Empedocles

Empedocles (490-430 SM) mengemukakan bahwa wujud zat di alam semesta terdiri atas empat unsur yaitu api, angin, air, dan tanah. Unsur-unsur tersebut tidak sanggup saling tukar menukar satu sama lain. Ada dua kekuatan atau gaya yaitu centripetal force of love dan centrifugal force of strife, yang bertanggung jawab dalam interaksi unsur-usur tersebut. Teori empat unsur ini diadopsi Aristoteles dan diyakini sampai era renaisans (pencerahan).




2. Jabir Ibnu Hayyan
Jabir Ibnu Hayyan (796), yakni jago kimia dengan banyak sekali eksperimennya, menemukan sejumlah perlengkapan alat laboratorium modern, sistem penyulingan air, identifikasi alkali, asam, garam, mengolah asam sulfur, soda api, asam nitrihidrokhlorik pelarut logam dan air raksa (jauh sebelum Mary Mercurie), dan pembuat adonan kompleks untuk cat. Kontribusi terbesar Jabir yakni dalam bidang kimia. Ia menyebarkan teknik eksperimentasi sistematis di dalam penelitian kimia, sehingga setiap eksperimen sanggup diulangi kembali. Jabir menekankan bahwa kuantitas zat berafiliasi dengan reaksi kimia yang terjadi, sehingga sanggup dianggap Jabir telah merintis ditemukannya aturan perbandingan tetap. Kontribusi lainnya antara lain dalam penyempurnaan proses kristalisasi, distilasi, kalsinasi, sublimasi, dan penguapan serta pengembangan instrumen untuk melaksanakan proses-proses tersebut.


3. Henry Caven
Henry Caven (1721-1810) merupakan ilmuwan sains dari bangsa barat yang terjun dalam bidang kimia. Beliau yakni penemu hidrogen dan menawarkan bahwa udara yakni adonan gas-gas.








Klasifikasi Benda
1. Makhluk hidup dan benda tak hidup dibedakan dengan adanya tanda-tanda kehidupan.
2. Benda-benda di sekitar mempunyai ciri-ciri berikut: (a) Bentuk benda yang berbeda-beda. (b) Ukuran benda yang berbeda-beda. (c) Warna benda yang berbeda-beda. (d) Keadaan permukaan benda berbeda-beda. (e) Bahan penyusun benda berbeda-beda.
3. Ciri-ciri makhluk hidup yakni bernapas, bergerak, makan dan minum, tumbuh dan berkembang, berkembang biak, mengeluarkan zat sisa, peka terhadap rangsang, dan mengikuti keadaan terhadap lingkungan.
4. Langkah-langkah yang sanggup dilakukan untuk mengklasifikasi sekelompok benda yakni sebagai berikut: (a) Mengamati karakteristik sifat-sifat benda tersebut. (b) Mencatat persamaan dan perbedaan sifat benda masing–masing. (c) Mengklasifikasi benda yang mempunyai persamaan sifat. (d) Memberi nama yang sesuai pada setiap kelompok benda tersebut.
5. Materi menurut wujudnya dikelompokkan menjadi zat padat, cair, dan gas.
6. Berdasarkan susunannya, bahan yang ada di alam diklasifikasikan menjadi unsur, senyawa, dan campuran.
6. Unsur yakni zat tunggal yang tidak sanggup diuraikan menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana dengan cara kimia.
7. Senyawa yakni zat tunggal yang sanggup diuraikan secara kimia menjadi dua zat atau lebih.
8. Campuran yakni suatu bahan yang terdiri atas dua zat atau lebih dan masih mempunyai sifat zat asalnya dengan tidak mempunyai komposisi yang tetap.
9. Larutan yakni adonan yang homogen, tersusun atas zat terlarut dan pelarut.

Sumber
Ilmu Pengetahuan Alam / Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.—Edisi Revisi. Jakarta : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014. Gambar dari Google Images

0 Response to "Ilmuwan Pengembang Pembagian Terstruktur Mengenai Benda"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel