Advertising 468 x 60

Aturan Pertolongan Nama Organisme


Aturan Pemberian Nama Organisme dikemukakan oleh Carolus Linnaeus,  disebut    Sistem Binomial Numenklatur (sistem nama ganda), yaitu derma nama organisme memakai dua kata. Di dalam sistem Binomial Nomenklatur memiliki aturan-aturan  sebagai berikut:
  1. Nama Spesies terdiri dari dua kata dalam bahasa latin atau kata yang dilatinkan, pola : Carica papaya.
  2. Nama pertama menunjukkan genus, aksara pertama memakai aksara besar atau kapital, contoh: Carica.
  3. Nama kedua merupakan nama spesifik atau penunjuk jenis yang aksara awalnya ditulis dengan aksara kecil, contoh: papaya.
  4. Nama spesies dicetak miring atau digaris bawah atau dicetak dengan aksara yang berbeda.
Pohon Pepaya diberi nama ilmiah Carica papaya

Alasan dalam Pemberian Nama Organisme memakai bahasa latin, karena: (a)  Agar tidak ada kekeliruan dalam mengidentifikasi makhluk hidup alasannya ialah tidak ada nama makhluk hidup yang sama persis. (b) Nama ilmiah jarang berubah. (c) Nama ilmiah ditulis dalam bahasa yang sama di seluruh dunia.


Sumber:
Gambar dari Google Images
Teguh Sugiyarto, dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional


Artikel Klasifikasi Organisme
No
KLASIFIKASI ORGANISME
Penulis
01
Semiyanto
02
Semiyanto
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto
07
Semiyanto
08
Meri Indah Setia

0 Response to "Aturan Pertolongan Nama Organisme"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel