Advertising 468 x 60

Pesut Mahakam, Lumba-Lumba Air Tawar


Pesut Mahakam, lumba-lumba air tawar
Pesut mahakam diberi nana Latin: Orcaella brevirostris yaitu sejenis binatang mamalia yang sering disebut lumba-lumba air tawar yang hampir punah sebab menurut data tahun 2007, populasi binatang tinggal 50 ekor saja dan menempati urutan tertinggi satwa Indonesia yang terancam punah. Secara taksonomi, pesut mahakam yaitu subspesies dari pesut (Irrawaddy dolphin).
Tidak menyerupai mamalia air lain yakni lumba-lumba dan ikan paus yang hidup di laut, pesut mahakam hidup di sungai-sungai tempat tropis. Populasi satwa langka yang dilindungi undang-undang ini hanya terdapat pada tiga lokasi di dunia yakni Sungai Mahakam, Sungai Mekong, dan Sungai Irawady. Namun, diberitakan bahwa pesut di Mekong dan Sungai Irrawaddy sudah punah.
Pesut ini ditemukan di banyak muara-muara sungai di Kalimantan, tetapi kini pesut menjadi satwa langka. Selain di Sungai Mahakam, pesut ditemukan pula ratusan kilometer dari lautan, yakni di wilayah Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Habitat binatang pemangsa ikan dan udang air tawar ini sanggup dijumpai pula di perairan Danau Jempang (15.000 ha), Danau Semayang (13.000 ha), dan Danau Melintang (11.000 ha).
Pesut memiliki kepala berbentuk bulat (seperti umbi) dengan kedua matanya yang kecil (mungkin merupakan pembiasaan terhadap air yang berlumpur). Tubuh pesut berwarna abu-abu hingga wulung tua, lebih pucat dibagian bawah - tidak ada referensi khas. Sirip punggung kecil dan membundar di belakang pertengahan punggung. Dahi tinggi dan membundar; tidak ada paruh. Sirip dada lebar membundar.
Pesut bergerak dalam kawanan kecil. Walaupun pandangannya tidak begitu tajam dan kenyataan bahwa pesut hidup dalam air yang mengandung lumpur, namun pesut merupakan 'pakar' dalam mendeteksi dan menghindari rintangan-rintangan. Barangkali mereka memakai ultrasonik untuk melaksanakan lokasi gema menyerupai yang dilakukan oleh kerabatnya di laut. Populasi binatang ini terus menyusut jawaban habitatnya terganggu, terutama makin sibuknya lalu-lintas perairan Sungai Mahakam, serta tingginya tingkat erosi dan pendangkalan sungai jawaban pengelolaan hutan di sekitarnya. Kelestarian Pesut Mahakam juga diperkirakan terancam jawaban terbatasnya materi masakan berupa udang dan ikan, sebab harus bersaing dengan para nelayan di sepanjang Sungai Mahakam.

Sumber:
gambar dari google images


Artikel Hewan Langka
No
HEWAN LANGKA
Penulis
01
Semiyanto
02
Semiyanto
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto
07
Tubagus
08
Rizki Ramadhan

0 Response to "Pesut Mahakam, Lumba-Lumba Air Tawar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel