Advertising 468 x 60

Cermin Cekung


Cermin cekung yaitu cermin yang permukaan pantulnya melengkung ke dalam. Cermin cekung mempunyai bagian-bagian sebagai berikut.

P : titik sentra kelengkungan cermin
F : titik fokus
O : titik sentra permukaan cermin
OF : jarak fokus, panjangnya ½ jari-jari kelengkungan cermin ( f )
OP : sumbu utama cermin
R1, R2, dan R3 : ruang di depan cermin
R4 : ruang di belakang cermin

Cermin cekung mempunyai sifat-sifat sebagai berikut.
a. Cermin cekung akan memantulkan sinar-sinar sejajar menuju titik fokusnya.
b. Cermin cekung bersifat mengumpulkan cahaya atau disebut konvergen.




Ada tiga buah sinar istimewa pada cermin cekung. Ketiga sinar istimewa tersebut dilukiskan pada gambar berikut.

 Dari gambar di samping, sanggup diketahui bahwa:
a. sinar tiba yang sejajar sumbu utama dipantulkan melalui titik fokus,
b. sinar tiba yang melalui titik fokus dipantulkan sejajar sumbu utama, dan
c. sinar tiba yang melalui sentra kelengkungan cermin dipantulkan melalui jalan semula.




Untuk melukiskan bayangan pada cermin cekung dipakai dua sinar istimewa. Perpotongan dua sinar istimewa tersebut merupakan letak bayangan benda. Sifat bayangan yang terbentuk oleh cermin cekung tergantung pada letak benda dan letak bayangan.
contoh pembentukan bayangan pada cermin cekung
a. Benda di R3 dan bayangan di R2 maka sifat bayangannya yaitu nyata, terbalik, dan diperkecil.
b. Benda di R2 dan bayangan di R3 maka sifat bayangannya yaitu nyata, terbalik, dan diperbesar.
c. Benda di titik P dan bayangan di titik P maka sifat bayangannya yaitu nyata, terbalik, dan sama besar.
d. Benda di R1 dan bayangan di R4 maka sifat bayangannya maya, tegak, dan diperbesar.
e. Benda di titik fokus maka tidak terjadi bayangan.

Persamaan yang berlaku untuk cermin cekung yaitu sebagai berikut.
Keterangan:
f : fokus cermin (cm atau m)
s : jarak benda ke cermin (cm atau m)
s' : jarak bayangan ke cermin (cm atau m)
R : jari-jari (cm atau m)




Sedangkan perbesaran cermin cekung sanggup ditentukan dengan rumus berikut.
h': tinggi bayangan (cm atau m)
h : tinggi benda (cm atau m)
M : perbesaran




Sifat bayangan yang terbentuk pada cermin cekung juga sanggup ditentukan dengan cara berikut.
a. Jika s' bernilai (+) maka bayangan bersifat aktual dan terbalik, namun kalau s' bernilai (-) maka bayangan bersifat maya dan tegak.
b. Jika M > 1 maka bayangan diperbesar. Jika M = 1 maka bayangan sama besar dengan benda. Jika M < 1 maka bayangan diperkecil.

contoh pemanfaatan cermin cekung

Penyusun:
Siti Nurhaliza. IX-D. Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Adiwerna. 2011
SUMBER :
H. Moch. Agus Krisno, dkk. 2008. bse Belajar IPA klas 8. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Wasis, dkk. 2008. bse Belajar IPA klas 8. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Gambar dari google images





Artikel Cahaya dan Alat Optik

No
CAHAYA DAN ALAT OPTIK
Penulis
01
Siti Nurhaliza
02
Siti Nurhaliza
03
Siti Nurhaliza
04
Siti Nurhaliza
05
Baity Rizqika
06
Semiyanto

0 Response to "Cermin Cekung"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel