Advertising 468 x 60

Undur – Undur


Undur-undur ialah sebutan untuk kelompok serangga dari famili Myrmeleontidae (kadang-kadang salah dieja sebagai Myrmeleonidae). Di dunia ini diperkirakan ada sekitar 2.000 spesies undur-undur dan mereka tersebar di seluruh dunia, terutama di wilayah bersuhu hangat dan berpasir.

Larva Undur-undur
Nama "undur-undur" diberikan pada binatang ini alasannya kebiasaan larvanya berjalan mundur ketika menggali sarang jebakan di tanah. Di tempat Barat, binatang ini dikenal dengan nama antlion (semut singa). Nama itu diberikan alasannya kebiasaan larvanya yang memburu semut secara ganas dengan cara menggali jebakan di dalam tanah sehingga dianggap sebagai "singanya para semut".
Undur-undur mempunyai nama famili Myrmeleontidae yang berasal dari bahasa Yunani myrmex (semut) dan leon (singa) sehingga nama Myrmeleontidae secara harfiah sanggup diartikan "semut singa". Famili Myrmeleontidae sendiri termasuk ke dalam ordo Neuroptera yang dalam bahasa Yunani sanggup diartikan sebagai "sayap jala" atau "sayap berurat". Nama itu diberikan alasannya semua serangga dalam ordo ini mempunyai dua pasang sayap transparan dan berurat.

Undur-undur Dewasa

Undur-undur mempunyai penampilan yang sekilas ibarat dengan capung alasannya sama-sama mempunyai abdomennya panjang dan mempunyai dua pasang sayap transparan berurat pada thoraxnya. Ia sanggup dibedakan dengan capung dengan melihat antenanya yang panjang dan ujungnya sedikit melengkung, ukurannya yang rata-rata lebih kecil, dan matanya yang terletak di sisi kepala serta berukuran lebih kecil dibandingkan mata capung. Undur-undur juga tidak sanggup terbang secepat dan selincah capung alasannya ia intinya merupakan penerbang lemah.
Undur-undur mempunyai ukuran yang bervariasi. Jenis undur-undur terbesar di dunia diketahui berasal dari genus Palpares yang hidup di Afrika dan rentang sayapnya mencapai 16 cm. Spesies yang terkecil berasal dari wilayah Arabia dan rentang sayapnya hanya sekitar 2 cm. Mayoritas undur-undur sendiri umumnya berukuran antara 4-10 cm.
Reproduksi terjadi tidak usang sehabis undur-undur gres saja keluar dari kepompongnya. perkawinan dimulai ketika sepasang undur-undur jantan dan betina hinggap di pohon. Sepasang undur-undur itu kemudian melaksanakan kopulasi dengan cara saling melekatkan ujung ekornya. Kopulasi sanggup berlangsung sampai dua jam lamanya. Undur-undur betina yang sudah kawin selanjutnya akan pergi mencari tempat untuk bertelur dan masih mungkin kembali ke tempat yang sama untuk kembali melaksanakan perkawinan.
Undur-undur mengalami metamorfosis sempurna: telur, larva, kepompong, dan dewasa. Perkembangan undur-undur dimulai ketika betina meletakkan telurnya di dalam tanah berpasir dengan cara mengetuk-ngetuk abdomennya ke dalam tanah dan mengeluarkan telur-telurnya di sana. Di dalam tangkapan, undur-undur betina sanggup mengeluarkan telur sampai 20 butir sekali bertelur dan biasanya ia menentukan pasir yang bersuhu hangat. Kadang-kadang, undur-undur betina yang sedang menaruh telur di atas pasir tertangkap oleh larva undur-undur lain yang kebetulan menciptakan jebakan yang berdekatan dengan tempatnya bertelur.
Telur undur-undur akan menetas menjadi larva yang bertubuh gempal, pipih, berkaki enam, dan mempunyai sepasang taring panjang di kepalanya. Mayoritas spesies larva undur-undur selanjutnya akan menciptakan jebakan di tanah dengan cara bergerak mundur menggunakan tubuhnya ibarat mata bor dan mulai menggali dengan gerakan spiral sampai kesudahannya membentuk sarang jebakannya yang berbentuk ibarat corong (biasa disebut "liang undur-undur"). Pada sebagian spesies undur-undur semisal Dendroleon pantheormis, larvanya tidak menciptakan sarang jebakan, namun hanya bersembunyi di tempat-tempat tertentu kemudian menerkam binatang kecil yang lewat di dekatnya. Hal yang unik pada larva undur-undur ialah mereka tidak mempunyai anus sehingga ampas sisa-sisa metabolisme tubuhnya akan disimpan dan gres dikeluarkan ketika mereka sudah menjadi undur-undur dewasa.
Fase selanjutnya dalam pertumbuhan undur-undur ialah fase kepompong atau pupa. Kepompong mereka berupa kumpulan butiran pasir di sekitarnya yang disatukan dengan sutra dari kelenjar di abdomennya. Kepompong ini biasanya terkubur sampai beberapa sentimeter di dalam tanah. Pada fase kepompong terjadi perubahan bentuk di dalamnya dan sehabis sekitar satu bulan, undur-undur sampaumur akan keluar dan mulai menunggu sayapnya kering sebelum sanggup terbang untuk mencari pasangan. Undur-undur sampaumur rata-rata berusia antara 20-25 hari, sementara sebagian dari mereka juga diketahui sanggup hidup sampai usia 45 hari.

Sarang Undur-undur
Larva undur-undur populer sebagai pemangsa yang ganas alasannya ia memakan hampir segala jenis Arthropoda kecil, terutama semut. Ia berburu secara pasif dengan cara menciptakan sarang jebakan berbentuk corong, kemudian bersembunyi di tengahnya sambil menunggu ada mangsa yang terperosok masuk. Bila ada mangsa terjebak masuk ke dalam perangkapnya namun masih sanggup bergerak naik, larva undur-undur akan melempari mangsanya dengan butiran pasir biar tergelincir. Larva undur-undur mengetahui kehadiran korbannya dengan cara mencicipi getaran dari gerakan korbannya. Larva undur-undur juga mempunyai sepasang rahang tajam dan di ujungnya terdapat lubang untuk menyuntikkan racun ke dalam badan mangsanya untuk membunuhnya, kemudian mulai menghisap cairan tubuhnya.
Makanan undur-undur sampaumur lebih bervariasi. Sebagian spesies hidup dengan memakan nektar dari bunga, sementara beberapa spesies lainnya hidup dengan memakan Arthropoda kecil ibarat halnya larva undur-undur.

Penyusun: M. Ali Nurdin. 9D. Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Adiwerna. 2011.
Gambar : www.google.com


Artikel Organisme Unik
No
ORGANISME UNIK
Penulis
01
Semiyanto
02
Semiyanto
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto
07
Semiyanto
08
Semiyanto
09
Intan Furaida
10
Rizki Ari M
11
M. Ikhsan S
12
Rena Fillias A.
13
M. Ali Nurdin.
14
Semiyanto
15
M.N. Maulana 
16
Semiyanto
17
Semiyanto

0 Response to "Undur – Undur"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel