Advertising 468 x 60

Semut


Semut ialah serangga eusosial yang berasal dari keluarga Formisidae, dan semut termasuk dalam ordo Himenoptera bersama dengan lebah dan tawon. Semut terbagi atas lebih dari 12.000 kelompok, dengan perbandingan jumlah yang besar di tempat tropis. Semut dikenal dengan koloni dan sarang-sarangnya yang teratur, yang terkadang terdiri dari ribuan semut per koloni. Jenis semut dibagi menjadi semut pekerja, semut pejantan, dan ratu semut. Satu koloni sanggup menguasai dan menggunakan sebuah daerah luas untuk mendukung acara mereka. Koloni semut kadangkala disebut superorganisme dikarenakan koloni-koloni mereka yang membentuk sebuah kesatuan.

Koloni Semut Hitam

Semut telah menguasai hampir seluruh bab tanah di Bumi. Hanya di beberapa tempat menyerupai di Islandia,Greenland dan Hawaii, mereka tidak menguasai daerah tesebut. Di dikala jumlah mereka bertambah, mereka sanggup membentuk sekitar 15 - 20% jumlah biomassa hewan-hewan besar.
Meskipun ukuran tubuhnya yang relatif sangat kecil, semut ialah binatang terkuat kedua didunia. Semut jantan bisa menopang beban dengan berat lima puluh kali dari berat badannya sendiri, sanggup dibandingkan dengan gajah yang hanya bisa menopang beban dengan berat dua kali dari berat badannya sendiri. Posisi pertama ialah Kumbang Badak dengan kemampuan menopang beban dengan berat 850 kali dari berat badannya sendiri.

Semut bisa menopang beban lima puluh kali berat badannya

Kehidupan seekor semut dimulai dari sebuah telur. Jika telur telah dibuahi, semut yang ditetaskan betina, kalau tidak dibuahi menjadi jantan. Semua semut holometabolism, yaitu tumbuh melalui metamorfosa yang lengkap, melewati tahap larva dan pupa, sebelum mereka menjadi dewasa. Tahap larva ialah tahap yang sangat rentan, lebih jelasnya larva semut tidak mempunyai kaki sama sekali, dan tidak sanggup menjaga diri sendiri. Perbedaan antara ratu dan pekerja, dimana sama-sama betina, dan antara kasta pekerja kalau ada, ditentukan pada dikala pertolongan makan dikala masih menjadi larva. Makanan diberikan kepada larva dengan proses yang disebut trophallaxis dimana seekor semut regurgitates kuliner yang sebelumnya disimpan dalam crop for communal storage. Ini juga cara yang dipakai semut sampaumur memdistribusikan kuliner pada semut sampaumur lainnya. Larva dan pupa harus disimpan pada suhu yang cukup konstan untuk memastikan mereka tumbuh dengan baik, sehingga sering dipindahkan ke banyak sekali brood chambers dalam koloni.
Tubuh semut yang berfungsi  sebagai "gudang makanan"
Seekor semut pekerja yang gres memasuki masa sampaumur menghabiskan beberapa hari pertama mereka untuk merawat ratu dan semut muda. Setelah itu meningkat menjadi menggali dan pekerjaan sarang lainnya, dan kemudian mencari makan dan mempertahankan sarang. Perubahan kiprah ini bisa terjadi dengan mendadak dan disebut dengan kasta sementara. Sebuah teory mengapa menyerupai itu alasannya mencari makan mempunyai risiko final hidup yang tinggi, sehingga semut hanya berpartisipasi kalau mereka sudah cukup renta dan bagaimanapun juga lebih akrab pada kematian. Pada beberapa spesies semut terdapat kasta fisik, pekerja bisa mempunyai ukuran tubuh yang berbeda-beda, disebut pekerja minor, median, dan major. Biasanya semut yang lebih besar mempunyai kepala yang tidak proporsional besarnya, dan mempunyai rahang yang lebih kuat. Semut menyerupai ini seringkali disebut semut "tentara" alasannya rahang mereka yang berpengaruh menciptakan mereka lebih efektif ketika dipakai untuk bertarung dengan makhluk lainnya, namun mereka masih tetap seekor semut perkerja dan kiprah mereka tidak banyak berbeda dengan pekerja minor atau median. Pada beberapa spesies semut tidak mempunyai pekerja median, menciptakan pemisahan tegas dan perbedaan fisik yang terperinci antara pekerja minor dan major. Semut menawarkan perbedaan morphological yang besar antar kasta yang berbeda. Dimana di banyak sekali spesies lain perbedaannya sedikit.

Gambar dari Google Images


Artikel Organisme Unik
No
ORGANISME UNIK
Penulis
01
Semiyanto
02
Semiyanto
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto
07
Semiyanto
08
Semiyanto
09
Intan Furaida
10
Rizki Ari M
11
M. Ikhsan S
12
Rena Fillias A.
13
M. Ali Nurdin.
14
Semiyanto
15
M.N. Maulana 
16
Semiyanto
17
Semiyanto

0 Response to "Semut"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel