Advertising 468 x 60

Platipus “Fosil Hidup” Mamalia Bertelur


1) Platipus Hewan Berparuh Bebek

Platipus keluar dari sarang
Platipus yaitu binatang semi-akuatik yang banyak ditemui di belahan timur benua Australia. Walaupun Platipus bertelur tapi ia tergolong ke dalam kelas Mammalia lantaran ia menyusui anaknya. Platipus juga sering dikenal dengan nama duck-billed Platypus atau Platypus berparuh bebek disebabkan bentuk paruhnya yang ibarat bebek. Platipus termasuk binatang yang gila dari kerajaan Animalia. Binatang ini Mammalia tapi bertelur, padahal secara umum dikuasai Mammalia beranak mirip anjing, kucing, beruang, dan sebagainya. Platipus mempunyai paruh yang mirip belibis dan kaki berselaput. Seperti halnya kangguru dan koala, platipus menjadi simbol fauna Australia dan sanggup ditemui di koin 20 sen Australia.
Penampilan gila Platipus yaitu bertelur, berbisa, paruh bebek, ekor berang-berang, berkaki berang-berang, posisi kaki mirip reptile, kaki berselaput, termasuk mamalia lantaran menyusui anaknya, menciptakan galau naturalis Eropa ketika mereka pertama kali melihat Platipus. Awalnya dikira suatu penipuan yang rumit. Ini yaitu salah satu dari sedikit mamalia berbisa, platypus jantan mempunyai taji pada kaki belakangnya yang memperlihatkan racun sanggup mengakibatkan sakit parah bagi manusia. Fitur-fitur unik dari platypus menjadikannya sebuah subjek penting dalam studi biologi evolusioner dan menjadi ikon Australia, telah muncul sebagai maskot di acara-acara nasional dan fitur di balik dari koin 20 sen Australia . Platypus yaitu lambang binatang dari negara belahan New South Wales. Sampai awal kurun 20 itu diburu untuk bulu, tetapi kini dilindungi. Meskipun aktivitas penangkaran hanya mempunyai keberhasilan terbatas dan platipus rentan terhadap dampak pencemaran.  

 

2) Fisiologi

Temperatur badan platipus kira-kira 32oC. Temperatur ini lebih rendah dari kebanyakan Mammalia (sekitar 38oC). Tubuh platipus ditutupi bulu berwarna coklat yang menjaga semoga tubuhnya tetap hangat. Kaki platipus berselaput mirip bebek. Platipus juga mempunyai paruh mirip bebek. Paruh ini dipakai sebagai organ sensor. Berat platipus berkisar antara di bawah 1 kg hingga dengan lebih dari 2 kg. Panjang tubuhnya sekitar 30-40 cm dan panjang ekornya sekitar 10-15 cm (jantan) dan 8-13 cm (betina). Platipus jantan lebih besar hingga 3x betinanya. Platipus juga yaitu binatang berbisa. Bisa ini dipakai dalam pertarungan perebutan wilayah atau pertempuran antar teman.

 

3) Ekologi dan tabiat

Platipus mencari makanan
Platipus yaitu binatang malam dan semi-akuatik. Platipus yaitu perenang yang baik dan menghabiskan banyak waktunya di dalam air untuk mencari makanan. Ketika berenang, platipus menutup matanya rapat-rapat dan menyerahkan sisanya kepada indra lainnya. Keempat kaki platipus berselaput. Ketika ia berenang, ia mengayuh dengan memakai kedua kaki depannya. Dan untuk menjaga keseimbangan tubuhnya dipakai ekornya dan kedua kaki belakangnya. Platipus memakan cacing, larva serangga, dan yabbie yang digalinya atau ia tangkap pada ketika berenang.

 

4) Reproduksi

Platipus menelurkan telur yang mirip dengan telur reptil, dan sedikit lebih lingkaran daripada telur burung. Platipus betina biasanya menelurkan dua telur pada ketika yang bersamaan. Walaupun adakala memungkinkan platipus betina menelurkan satu atau tiga telur. Periode inkubasi-nya terbagi menjadi tiga bagian. Tahap pertama: embrio tidak mempunyai satupun organ fungsional dan bergantung pada kantung merah telur untuk bernafas. Tahap kedua: jari-jari kaki mulai muncul. Tahap ketiga: gigi muncul.
Telur menetas seusai periode inkubasi yang berlangsung sekitar 10 hari. Setelah telur menetas, keluarlah bayi platipus tidak berambut yang eksklusif menempel pada induknya. Sang induk lalu akan menyusui anaknya yang buta dan peka. Bayi platipus akan meninggalkan sarangnya sehabis berusia 17 ahad (kurang lebih 4 bulan lewat). Organ reproduksi platipus mirip dengan burung (aves). Platipus betina mempunyai sebuah ovarium yang terdiri dari ovarium kanan dan ovarium kiri dimana ovarium kanan tidak tumbuh tepat (sama dengan burung).

5) Klasifikasi Ilmiah

Kerajaan: Animalia, Filum: Chordata, Kelas: Monotremata, Famili: Ornithorhynchidae, Genus:  Ornithorhynchu, Spesies: Ornithorhynchus anatinus

0 Response to "Platipus “Fosil Hidup” Mamalia Bertelur"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel