Advertising 468 x 60

Tanaman Anggrek

1) Klasifikasi Tanaman Anggrek

Anggrek Oncidium

Suku anggrek-anggrekan atau Orchidaceae merupakan satu suku tumbuhan berbunga dengan anggota jenis terbanyak. Jenis-jenisnya tersebar luas dari kawasan tropika berair sampai wilayah sirkumpolar, meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di kawasan tropika. Kebanyakan anggota suku ini hidup sebagai epifit, terutama yang berasal dari kawasan tropika. Anggrek di kawasan beriklim sedang biasanya hidup di tanah dan membentuk umbi sebagai cara menyesuaikan diri terhadap musim dingin. Organ-organnya yang cenderung tebal dan "berdaging" (sukulen) membuatnya tahan menghadapi tekanan ketersediaan air dengan demikian ia sanggup hidup pada kondisi ketersediaan air yang rendah. Air diperoleh dari hujan, tetesan, embun, atau uap air di udara. Namun demikian, anggrek tidak ditemukan di kawasan gurun alasannya ialah perakarannya tidak intensif. Anggrek menyukai cahaya matahari tetapi tidak pribadi sehingga ia biasa ditemukan di alam sebagai flora lantai hutan atau di bawah naungan. Sebagai tumbuhan hias, anggrek tahan di dalam ruang.

Anggrek Cattleya

Akar serabut, tidak dalam. Jenis-jenis epifit yaitu berbagi akar sukulen dan menempel pada batang pohon tempatnya tumbuh,namun tidak merugikan pohon inang. Ada pula yang tumbuh geofitis,dengan istilah lain terrestria artinya tumbuh di tanah dengan akar-akar di dalam tanah. Ada pula yang bersifat saprofit, tumbuh pada media daun-daun kering dan kayu-kayu lapuk yang telah membusuk menjadi humus. Pada permukaan akar seringkali ditemukan jamur akar (mikoriza) yang bersimbiosis dengan anggrek.   

Anggrek Spathyphyllum,

Batang anggrek beruas-ruas. Anggrek yang hidup di tanah ("anggrek tanah") batangnya pendek dan cenderung ibarat umbi. Sementara itu, anggrek epifit batangnya tumbuh baik, seringkali menebal dan terlindungi lapisan lilin untuk mencegah penguapan berlebihan. Pertumbuhan batang sanggup bersifat "memanjang" (monopodial) atau "melebar" (simpodial), tergantung genusnya.
Daun anggrek biasanya oval memanjang dengan tulang daun memanjang pula, khas daun monokotil. Daun sanggup pula menebal dan berfungsi sebagai penyimpan air.

Anggrek Vanda

Bunga anggrek berbentuk khas dan menjadi penciri yang membedakannya dari anggota suku lain. Bunga-bunga anggrek tersusun majemuk, muncul dari tangkai bunga yang memanjang, muncul dari ketiak daun. Bunganya simetri bilateral. Helaian Kelopak bunga (sepal) biasanya berwarna seolah-olah dengan mahkota bunga (sehingga disebut tepal). Satu helai mahkota bunga termodifikasi membentuk semacam "lidah" yang melindungi suatu struktur aksesoris yang membawa benang sari dan putik. Benang sari mempunyai tangkai sangat pendek dengan dua kepala sari berbentuk cakram kecil (disebut "pollinia") dan terlindung oleh struktur kecil yang harus dibuka oleh serangga penyerbuk (atau insan untuk vanili) dan membawa serbuk sari ke lisan putik. Tanpa pinjaman organisme penyerbuk, tidak akan terjadi penyerbukan.
Buah anggrek berbentuk kapsul yang berwarna hijau dan kalau masak mengering dan terbuka dari samping. Bijinya sangat kecil dan ringan, sehingga gampang terbawa angin. Biji anggrek tidak mempunyai jaringan penyimpan cadangan makanan; bahkan embrionya belum mencapai kematangan sempurna. Perkecambahan gres terjadi kalau biji jatuh pada medium yang sesuai dan melanjutkan perkembangannya sampai kemasakan.



2) Anggrek Berdasarkan Tipe Pertumbuhan
a).Monopodial


Anggrek Bulan
Anggrek ini hanya mempunyai satu batang dan satu titik tumbuh saja. Bunganya tumbuh dari ujung batang. Anggrek ini sanggup diperbanyak dengan stek batang dan biji. contoh: Vanda sp., dan Phalaenopsis sp. (Anggrek Bulan).


b).Simpodial
Anggrek Dendrobium
Anggek ini mempunyai lebih dari satu titik tumbuh. Tunas gres muncul dari sekitar batang utama. Bunga sanggup muncul di pucuk atau sisi batang, tetapi ada juga yang muncul dari akar tinggal. Batangnya menyimpan air cadangan kuliner atau umbi semu. Anggrek ini sanggup diperbanyak dengan cara split, pemisahan keiki, biji. Contoh: Dendrobium sp., Cattleya sp.

3) Jenis-jenis Anggrek Hias
Penyebutan jenis anggrek hias biasa disebutkan dengan nama genusnya saja alasannya ialah berbagai bibit unggul antarspesies dan antargenus yang telah dibuat. Akibatnya, penamaan anggrek mempunyai semacam hukum khusus yang agak "menyimpang" dari hukum penamaan botani biasa.


Anggrek Grammatophylum
Berikut ialah nama-nama genus anggrek hias populer:
a. Cattleya, bunganya besar dan spektakuler, namun sulit dipelihara
b. Dendrobium, tumbuhan hias paling terkenal dari antara jenis-jenis anggrek
c. Grammatophylum, anggotanya termasuk anggrek Papua raksasa
d. Oncidium, termasuk di dalamnya anggrek "golden shower"
e. Phalaenopsis kepopulerannya mendekati Dendrobium. Anggrek bulan adalahsalah satu jenisnya
f. Spathyphyllum, anggrek tanah
g. Vanda, biasanya sebagai bunga potong

Anggrek Hitam
Penyusun: Intan Furaida Mahyuna, IX I, Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Adiwerna, 2011
Sumber    : Wikipedia Bahasa Indonesia ,ensiklopedia bebas dan Gambar dari Google Images


Artikel Organisme Unik
No
ORGANISME UNIK
Penulis
01
Semiyanto
02
Semiyanto
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto
07
Semiyanto
08
Semiyanto
09
Intan Furaida
10
Rizki Ari M
11
M. Ikhsan S
12
Rena Fillias A.
13
M. Ali Nurdin.
14
Semiyanto
15
M.N. Maulana 
16
Semiyanto
17
Semiyanto

0 Response to "Tanaman Anggrek"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel