Advertising 468 x 60

Pewarisan Sifat

Pewarisan Sifat dari Orang Tua kepada Anak-anaknya

1. Arti Pewarisan Sifat
Pewarisan Sifat ialah ciri-ciri atau sifat-sifat makhluk hidup yang diturunkan dari generasi ke generasi atau diturunkan dari induk kepada anaknya. Tiap spesies mempunyai ciri-ciri tertentu yang spesifik yang hampir sama dari generasi ke generasi, bahkan ciri ini ada semenjak dulu kala. Misalnya binatang gajah mempunyai indera pendengaran yang lebar, mempunyai gading, tubuhnya besar, dan mempunyai belalai. Ciri gajah tersebut sudah ada semenjak gajah purba. Makara ada ciri-ciri atau sifat-sifat makhluk hidup yang diturunkan dari generasi ke generasi atau diturunkan dari induk kepada anaknya.
Sel => Inti Sel => Kromosom => Gen

2. Kromosom dan Gen
Sel mempunyai inti sel atau nukleus, pada inti sel terdapat jalinan menyerupai benang halus yang disebut kromosom. Kromosom inilah yang merupakan pembawa sifat keturunan. Di sepanjang kromosom terdapat gen yang merupakan penentu sifat keturunan suatu makhluk hidup. Makara baik kromosom maupun gen sama pentingnya dalam penurunan sifat.

Berdasarkan fungsinya, kromosom dibedakan menjadi dua tipe, yaitu: (1)  Kromosom Tubuh (Autosom), yaitu kromosom yang memilih ciri-ciri tubuh. (2) Kromosom Kelamin (Gonosom), yaitu kromosom yang memilih jenis kelamin pada individu jantan atau betina atau pada insan laki-laki atau wanita. Misalnya: pada kromosom lalat buah (Drosophila melanogaster) mempunyai 4 pasang kromosom, terdiri atas 3 pasang autosom dan 1 pasang gonosom.
                                                                                               
Jumlah dan bentuk kromosom pada setiap sel badan spesies makhluk hidup ialah tertentu. Misalnya pada insan pada setiap sel tubuhnya terdapat 46 buah kromosom atau 23 pasang kromosom. 46 kromosom tersebut berasal dari ayah 23 buah dan berasal dari ibu 23 buah. Makara walaupun seorang anak menyerupai ayahnya tetap saja setengah dari jumlah kromosom tubuhnya berasal dari ayah dan setengah dari ibu.

3. Istilah-istilah dalam Genetika
Diploid dan Haploid

1. Sel Diploid dan Sel Haploid
Sel Diploid (2n), yaitu sel yang mempunyai kromosom dalam keadaan berpasangan atau sel yang mempunyai dua set atau dua perangkat kromosom. Misalnya sel badan insan mempunyai 46 buah kromosom yang selalu dalam keadaan berpasangan sehingga disebut diploid (2n) (di berarti dua, ploid berarti set/perangkat).
Sel haploid (n), yaitu sel yang memiliki kromosom yang tidak berpasangan atau hanya mempunyai seperangkat atau satu set kromosom saja. Contohnya pada sel kelamin manusia, hanya mempunyai kromosom tidak berpasangan . Hal ini terjadi sebab pada ketika pembentukan sel kelamin, sel induk yang bersifat diploid membelah secara meiosis, sehingga sel kelamin anaknya hanya mewarisi setengah dari kromosom induknya. Maka dalam sel kelamin (gamet) insan terdapat 23 kromosom yang tidak berpasangan atau hanya mempunyai seperangkat atau satu set kromosom saja, disebut sel haploid (n).
Pewarisan Sifat

2. Genotip
Genotip ialah susunan gen yang memilih sifat dasar suatu makhluk hidup dan bersifat tetap. Dalam genetika genotip ditulis dengan memakai simbol aksara dari aksara paling depan dari sifat yang dimiliki oleh individu. Setiap karakter sifat yang dimiliki oleh suatu individu dikendalikan oleh sepasang gen yang membentuk alela. Sehingga dalam genetika simbol genotip ditulis dengan dua huruf. Jika sifat tersebut dominan, maka penulisannya memakai aksara capital dan jikalau sifatnya resesif ditulis dengan aksara kecil. Genotip yang mempunyai pasangan alela sama, contohnya BB atau bb, merupakan pasangan alela yang homozigot. Individu dengan genotip BB disebut homozigot dominan, sedangkan individu dengan genotip bb disebut homozigot resesif . Untuk genotip yang mempunyai pasangan alela berbeda misal Bb, merupakan pasangan alela yang heterozigot.

3. Fenotip
Fenotip ialah sifat yang tampak pada suatu individu dan sanggup diamati dengan panca indra, contohnya warna bunga merah, rambut keriting, badan besar, buah rasa manis, dan sebagainya. Fenotip merupakan perpaduan dari genotip dan faktor lingkungan. Sehingga suatu individu dengan fenotipe sama belum tentu mempunyai genotip sama.
Contoh: Genotip (Yy), Fenotip (Yellow), Gen Dominan (Y), Gen Resesif (y) 

4. Dominan
Gen dikatakan lebih banyak didominasi apabila gen tersebut bersama dengan gen lain (gen pasangannya), akan menutup peran/sifat gen pasangannya tersebut. Dalam persilangan gen, lebih banyak didominasi ditulis dengan aksara besar.

5. Resesif
Gen dikatakan resesif apabila berpasangan dengan gen lain yang dominan, ia akan tertutup sifatnya (tidak muncul) tetapi jikalau ia bersama gen resesif lainnya (alelanya) sifatnya akan muncul. Dalam genetika gen resesif ditulis dengan aksara kecil.
Sifat Intermediet

6. Intermediet
Gen Intermediet ialah sifat suatu individu yang merupakan adonan dari sifat kedua induknya. Hal ini sanggup terjadi sebab sifat kedua induk yang muncul sama berpengaruh (kodominan). Misalnya bunga warna merah disilangkan dengan bunga warna putih, menghasilka keturunan berwarna merah muda.

7. Hibrid
Adalah hasil perkawinan antara dua individu yang mempunyai sifat beda. Bila individu tersebut mempunyai satu sifat beda disebut monohibrid, dua sifat beda disebut dihibrid, tiga sifat beda trihibrid, dan sebagainya.

Penyusun: Dimas Bayu Satria Permadi, IX H, SMP Negeri 1 Adiwerna, 2011
Sumber :
Nur Kuswanti, dkk. 2008. bse Belajar IPA klas 9. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Sukis Wariyono, dkk. 2008. bse Belajar IPA klas 9. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Elok Sudibyo, dkk. 2008. bse Belajar IPA klas 9. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Dewi Ganawati, dkk. 2008. bse Belajar IPA klas 9. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Gambar "keluarga" dari Google Images


Artikel Kelangsungan Hidup Organisme
No
KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME
Penulis
01
Adaptasi Makhluk Hidup
M.Ari Robius Z
02
Arrazak D
03
Dimas Bayu S

0 Response to "Pewarisan Sifat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel