Advertising 468 x 60

Kemagnetan

Magnet pertama ditemukan di Magnesia

Lebih dari 2000 tahun yang lalu, orang Yunani  yang hidup di Magnesia menemukan watu yang istimewa. Batu tersebut sanggup menarik benda-benda yang mengandung logam. Ketika watu itu digantung sehingga sanggup berputar, salah satu ujungnya selalu menunjuk arah utara. Karena watu itu ditemukan di Magnesia, orang Yunani menamainya magnetit.







1) Kutub-kutub magnet
Kutub Magnet terdiri dari kutub utara dan kutub selatan
Setiap magnet mempunyai dua tempat yang gaya magnetnya paling kuat. Daerah ini disebut kutub magnet. Ada 2 kutub magnet, yaitu  kutub utara (U) atau north dan kutub selatan (S) atau south.









2) Interaksi Kutub-kutub magnet
Kutub berbeda tarik menarik, kutub sama tolak-menolak
Kutub-kutub magnet selalu berpasangan yaitu kutub utara dan kutub selatan. Jika dua buah magnet saling didekatkan, magnet pertama akan mengerjakan gaya pada magnet kedua, dan magnet kedua mengerjakan gaya kepada magnet pertama. Gaya magnet, menyerupai halnya gaya listrik, berupa tarikan dan tolakan. Jika dua kutub utara didekatkan, maka keduanya tolak-menolak. Dua kutub selatan juga saling menolak. Namun, kalau kutub selatan didekatkan pada kutub utara, maka kedua kutub ini akan tarik-menarik. Sehingga kita sanggup menciptakan hukum untuk kutub magnet: kutub senama tolak-menolak, dan kutub tak senama tarik-menarik.


3) Bentuk  magnet
Aneka Bentuk Magnet
Magnet sanggup berada dalam  banyak sekali bentuk dan ukuran. Bentuk yang paling sederhana berupa  batang lurus. Bentuk lain yang sering di  jumpai misalnya  bentuk tapal kuda (ladam), jarum, keeping, selinder dan U. 









4) Medan magnet
 Medan Magnet 
Medan magnet ialah tempat di sekitar magnet yang masih bekerja gaya magnet, digambarkan oleh garis gaya magnet yang menyebar dari kutub-kutub magnet.  Garis gaya magnet membentuk lintasan tertutup dari kutub utara ke kutub selatan. Jadi, medan magnet ialah tempat di sekitar magnet yang masih bekerja gaya magnet, digambarkan oleh garis gaya magnet yang menyebar dari kutub-kutub magnet.


5) Magnet Elementer
Magnet elementer
Sifat-sifat kemagnetan suatu materi tergantung pada struktur atomnya. Tiap atom mempunyai sifat-sifat magnet, artinya menghasilkan medan magnet. Medan magnet ini berasal dari gerakan  elektron-lektronnya. Kadang-kadang sekelompok atom bergabung sedemikian sampai medan magnetnya mempunyai arah yang sama. Daerah yang ditempati atom-atom yang medan magnetnya berarah sama disebut magnet elementer.

  
6) Sifat magnet yang dipotong
Magnet hasil cuilan mempunyai kutub lengkap
Sifat-sifat kemagnetan dari magnet yang dipotong maka hasil cuilan mempunyai kutub magnet lengkap, contohnya satu magnet batang dibagi dua potong, maka tiap potong mempunyai kutub utara dan kutub selatan.







Disusun oleh :
Nama                            :  Muh. Akyas Khan
Kelas                             :  IX H
Sekolah                        :  SMPNegeri 1 ADIWERNA
Tahun ajaran             :  2011 / 2012

Sumber :
SUDIBYO, Elok Mari Belajar IPA 3 : Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs kelas IX. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008. Dan Gambar dari Google images


Artikel Magnet, Listrik, dan Elektromagnetik
No
MAGNET, LISTRIK, DAN  ELEKTROMAGNETIK
Penulis
01
Muh. Akyas K
02
Ahmad Fauzan    
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto
07
Semiyanto
08
Yudistira Adi N
09
Yudistira Adi N

0 Response to "Kemagnetan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel