Advertising 468 x 60

Dari Balita Sampai Manula


A.TAHAP-TAHAP PERKEMBANGAN MANUSIA

1) Balita (Bawah Lima Tahun)
Balita Lelaki dan Perempuan
Periode ini merupakan awal masa pertumbuhan di luar rahim. Jika di dalam rahim pertukaran gas melalui plasenta, maka di luar rahim pertukaran gas terjadi melalui paru-paru. Di samping itu, pada ketika di dalam rahim, suhu tubuh tetap, tetapi sesudah lahir (bayi) menerima imbas dari suhu lingkungan yang berubah-ubah.       Pada masa balita, pertumbuhan sangat cepat. Berat tubuh bertambah sekitar 1,5-2,5 kg/tahun dan tingginya bertambah sekitar 7,5 cm/tahun. Pada periode ini pun terjadi perkembangan psikis (jiwa/mental), yaitu perkembangan emosi berupa kegembiraan hidup, kebebasan dan fantasi. Fantasi yaitu kemampuan mental untuk membuat segala jenis ide-ide dan angan-angan yang sebelumnya tidak ada. Pada masa balita sangat rentan terhadap serangan penyakit alasannya yakni kekebalan tubuhnya belum berkembang. Karena itu, balita harus di berikan imunisasi untuk membentuk kekebalan tubuhnya.

2) Anak-anak
Anak Lelaki dan Perempuan

Usia yang dikelompokkan pada masa bawah umur yakni dari usia 6 tahun hingga 12 tahun. Masa perkembangan psikis anak sanggup kita lihat di taman kanak-kanak. Pada masa tersebut, anak disebut sedang menjalani periode estetis (keindahan). Pada masa bawah umur terjadi perkembangan kebebasan dan motorik., sehingga semakin berkurang ketergantungan anak pada keluarga, sebaliknya secara perlahan-lahan perilaku mandirinya semakin bertambah. Anak-anak suka sekali mengikuti acara motorik yang beraneka ragam dan mereka akan berlatih tanpa kenal lelah, kemudian akan merasa besar hati atas prestasi yang dicapainya. Anak-anak memperoleh kesempatan yang tinggi untuk berpendapat, menanggapi, mengerti kehidupan sosial, mengatur emosi, dan memahami diri sendiri.

3) Remaja
Remaja Lelaki dan Perempuan

Periode ini merupakan masa peralihan antara masa bawah umur dan masa dewasa. Antara remaja laki-laki dan remaja perempuan terdapat perbedaan yang mencolok, alasannya yakni adanya perbedaan hormon. Pada masa anak-anak, produksi hormon seks rendah, tetapi ketika remaja, di dasar otak dilepaskan hormon yang mempengaruhi pembentukan hormon berikutnya.

4) Dewasa
Lelaki dan Wanita Dewasa

Pada periode ini, secara biologis ditandai dengan kesiapan bereproduksi. Selain itu pada masa ini telah dicapai keseimbangan psikis (memiliki kesiapan dan kematangan mental). Kepribadiannya sudah terlihat dan terbentuk. Sikap empati semakin besar, sudah bisa menilai orang sehingga sudah bisa menentukan teman.

5) Manula (Manusia Usia Lanjut)
Manula Lelaki dan Perempuan

Pada periode ini, pertumbuhan sel-sel tubuh sangat lambat sedangkan kerusakannya sangat cepat  sehingga terjadi kemunduran fungsi organ-organ tubuh, ibarat mata, telinga, dan otot. Pada perempuan yang sudah menginjak masa manula, kemampuan bereproduksinya menurun, bahkan akan terhenti yang disebut dengan istilah menopause. Sedangkan pada pria, kemampuan bereproduksi terus berlanjut tanpa adanya batasan usia, tetapi kualitas sperma yang dihasilkannya menurun.

B. CIRI-CIRI REMAJA YANG MENGALAMI PUBERTAS
1) Remaja Pria
Pada remaja pria, terdapat hormon dari dasar otak yang memicu sel-sel khusus di dalam testis untuk memproduksi hormon seks endrogen. Hormon tersebut memberi imbas baik secara fisiologis, anatomis, maupun secara psikologis. Pada laki-laki yang menginjak usia remaja terdapat banyak sekali bentuk perubahan ibarat bunyi membesar, tumbuh rambut-rambut di sekitar kemaluan, pada ketiak,di dada, dan betis, tumbuhnya kumis dan janggut, timbulnya jerawat, testis dan penis tumbuh, dan otot-otot membesar. Sperma mulai diproduksi dan sperma yang berlebih akan dibuang melalui mimpi basah.

2) Remaja Wanita
Pada remaja wanita, terdapat hormon dari dasar otak yang memicu sel-sel di dinding indung telur untuk memproduksi hormon seks estrogen. Hormon ini mempengaruhi baik secara fisiologis, anatomis, maupun psikologis. Pada remaja perempuan yang menginjak usia remaja terdapat barbagai bentuk perubahan ibarat bunyi makin berisi (nyaring), tumbuh rambut di sekitar kemaluan, dan ketiak, pada beberapa perempuan tumbuh rambut si betis, memebesarnya buah dada, pangkal lengan dan paha makin berisi, pantat dan pinggul makin padat dan membulat, timbul jerawat, vagina dan rahim tumbuh, muncul jaringan lemak bawah kulit, dan mulai mengalami menstruasi.

3) Pubertas Psikis
Remaja
Pubertas psikis yaitu penghayatan secara kejiwaan pada individu atau seseorang yang dihadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai makna hidup bagi dirinya. Ciri-ciri seseorang yang pubertas psikis antara lain sebagai berikut: (a) mulai tertarikpada lawan jenis; (b) prestasi berguru di sekolah kadang kala mengalami penurunan; (c) sudah mulai tumbuh perasaan malu; (d) harga diri mulai tumbuh, kadang kala menjadi sombong dan membanggakan sesuatu; (e) umumnya suka berkelompok; (f) sudah bisa berpikir dan memakai nalar untuk menentukan hal yang benar dan salah; (g) mempunyai banyak impian dan selalu ingin mencoba melaksanakan sesuatu yang baru; (h) mencari identitas diri
  
Disusun oleh :
Nama            : Indri Utami
Kelas            : IX H
Sekolah        : SMPN 1 ADIWERNA
Tahun ajaran: 2011/2012

Sumber:
Nunung Nurhayati. 2008. IPA-BIOLOGI BILINGUAL KELAS VIII.Bandung: PENERBIT YRAMA WIDYA dan Gambar dari google images


Artikel Sistem Organ Tubuh Manusia
No
SISTEM TUBUH MANUSIA
Penulis
01
Semiyanto
02
Semiyanto
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto
07
Semiyanto
08
Semiyanto
09
Semiyanto
10
Irfan Maulana
11
Ranindyta Elda
12
Indri Utami
13
Dimas Bayu S

0 Response to "Dari Balita Sampai Manula"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel