Advertising 468 x 60

Bunyi

A) Definisi Bunyi
Karakteristik Bunyi
1) Bunyi ialah hasil dari suatu getaran dan merupakan hasil perambatan energi. Sumber bunyi sebagai sumber getar memancarkan gelombang-gelombang longitudinal ke segala arah melalui medium baik padat, cair maupun gas.

2) Berdasarkan perlu tidaknya zat mediator dalam perambatannya, bunyi termasuk ke dalam gelombang mekanik. Bunyi tidak sanggup merambat dalam ruang hampa udara. Bunyi merambat lebih cepat pada medium zat padat kalau dibandingkan dengan medium zat cair atau gas.

3) Berdasarkan arah rambatannya, gelombang bunyi termasuk gelombang longitudinal. Jadi, dalam perambatannya, gelombang bunyi berupa rapatan dan renggangan yang terjadi berturut-turut dalam medium yang dilaluinya.



B) Cepat Rambat Gelombang Bunyi
Gelombang Longitudinal
Cepat rambat bunyi ialah jarak yang di tempuh bunyi dalam waktu satu sekon. Periode (di beri notasi T ) ialah selang waktu yang di perlukan oleh suatu benda untuk menjalani satu getaran lengkap. Frekuensi (di beri notasi f ) ialah banyak getaran yang di tempuh benda dalam suatu satuan waktu (missal 1 sekon).  Dari uraian di atas di peroleh relasi sebagai berikut: T =  1/f    atau     f = 1/T .
Syarat Terdengarnya Bunyi: (1) Ada sumber bunyi, (2) Ada zat perantara,  (3)  Ada alat penerima

C) Frekuensi Getaran Bunyi
1) Ambang batas pendengaran manusia,  ialah getaran  yang menghasilkan bunyi untuk indera pendengaran insan normal, pada umumnya berada pada rentang frekuensi 20 Hz- 20.000 Hz, di bawah 20 Hz atau di atas 20.000 Hz bunyi tidak sanggup di dengar oleh indera pendengaran manusia.
2) Frekuensi infrasonic, ialah frekuensi getaran di bawah 20 Hz.
3) Frekuensi ultrasonic, adalah frekuensi getaran di atas 20.000 Hz.

D) Pemanfaatan Frekuensi Getaran Bunyi
1) Kaca Mata tunanetra,  meniru prinsip pengiriman dan penerimaan pulsa ultrasonic pada kelelawar. Kelelawar  sanggup terbang pada malam hari gelap gulita tanpa menabrak pohon-pohon dan benda lain disekitarnya. Prinsip ini  di manfaatkan untuk  kacamata tunanetra.

2) Mengukur kedalaman air laut, bisa di hitung dengan rumus: S = ½ Vt   dengan S = kedalaman maritim (m), V = kecepatan rambat bunyi dalam air (m/s), t = waktu yang diharapkan (s).
Fungsi USG

3) Penggunaan ultrasonik dalam bidang kedokteran, digunakan untuk USG (Ultrasonografi), investigasi ini untuk sanggup mengetahui berat, umur, jenis kelamin, dan kelainan cacat pada bayi di dalam kandungan.

E) Bunyi  yang di hasilkan sumber bunyi
1) Nada dan frekuensi bunyi, dengan penjelasan frekuensi diukur dalam satuan getaran per sekon atau hertz (Hz). Nada bunyi tergantung pada frekuensi sumber bunyi : makin tinggi frekuensi sumber bunyi, makin tinggi nada bunyi yang dihasilkan.

2) Kuat dan Amplitudo bunyi, dengan klarifikasi berpengaruh bunyi ialah ukuran keras atau lemahnya bunyi terdengar oleh indera pendengaran manusia. Amplitudo gelombang memilih berpengaruh lemahnya nada. Semakin tinggi amplitudo gelombang semakin berpengaruh nada tersebut.

3) Warna Bunyi atau Timbre, dengan klarifikasi warna bunyi tergantung pada sumber bunyi, misalnya saat nada suling C di bunyikan, bersamaan dengan nada terompet C di bunyikan, maka nada tersebut berbeda warna bunyinya.
Konser Musik

4) Nada, ada dua jenis nada yaitu desah dan nada. Desah ialah bunyi yang frekuensinya tidak teratur, sedangkan nada ialah bunyi yang di hasilkan oleh alat-alat music, frekuensinya teratur.

F) Sifat-sifat Gelombang bunyi
1) Resonansi, adalah suatu tanda-tanda di mana ikut bergetarnya suatu bunyi sebab bergetarnya bunyi yang lain dengan frekuensi sama. Artinya   f 1 = f 2

2) Manfaat Resonasi, bagian indera pendengaran yang paling penting ialah selaput gendang pendengaran. Bagian ini merupakan selaput tipis dan gampang beresonasi untuk tiap macam getaran. Di sekitar selaput bunyi insan ada udara, udara inilah ikut begetar sewaktu selaput bunyi ikut bergetar sehingga memperkuat bunyi kita.

3) Hukum Pemantulan Bunyi: (1) Bunyi datang, garis normal, dan bunyi pantul terletak pada satu bidang datar. (2) Sudut pantul sama dengan sudut datang.

G) Macam-macam bunyi pantul
1) Gaung atau kerdam, ialah bunyi pantul yang sebagian terdengar bersama-sama  dengan bunyi aslinya.
2) Gema, ialah bunyi pantul yang terdengar sesudah bunyi aslinya
3) Bunyi pantul yang memperkuat bunyi aslinya, kalau kita menyanyi di kamar mandi, maka bunyi kita terdengar lebih keras di bandingkan di ruang terbuka.

H) Manfaat Pemantulan Bunyi:  (1) menentukan cepat rambat bunyi , (2) Survey geofisika, (3) Mendeteksi cacat dan retak pada logam, (4) Mengukur ketebalan pelat logam.
Resonansi Garpu Tala

Penyusun: Faoziah Arumi. 9 h. Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Adiwerna. 2011.
Sumber : buku bilingual yrama widya smp kelas 8, google image







Artikel Getaran, Gelombang, dan Bunyi

No
GETARAN, GELOMBANG, DAN BUNYI
Penulis
01
Lulu Hidayati
02
Lulu Hidayati
03
Faoziah Arumi

0 Response to "Bunyi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel