Advertising 468 x 60

Aneka Jenis Mikroskop


A. Arti Mikroskop dan Mikroskopis
Mikroskopis adalah sebutan untuk makhluk hidup yang tidak sanggup di lihat secara eksklusif dan perlu proteksi alat untuk sanggup kita lihat. Untuk mengamati binatang atau benda mikroskopis, kita perlu menggunakan alat bantu untuk sanggup memperjelas objek pengamatan. Alat bantu tersebut sanggup berupa beling pembesar (lup) maupun mikroskop. Mikroskop (bahasa Yunani: micron= kecil dan scopos= tujuan) ialah sebuah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang. Tanpa proteksi mikroskop kita tidak sanggup mengamati bagian-bagian sel/jaringan dengan terang dan terperinci. Mikroskop sanggup menciptakan objek pengamatan yang kecil terlihat lebih besar. Mikroskop awalnya dibentuk tahun 1590 oleh Zaccharias Janssen dan Hans, seorang tukang kacamata dari Belanda. Selanjutnya pada tahun 1610, Galileo, mahir fisika modern dan astronomi memakai mikroskop untuk mengamati tanda-tanda alam. Beberapa tahun kemudian Antonie van Leuwenhoek dari Belanda menciptakan mikroskop dengan satu lensa yang sanggup membesarkan objek yang diamati hingga 300 kali. Tahun 1663 Robert Hooke, ilmuwan Inggris meneliti serangga dan flora dengan mikroskop. Ia menemukan sel-sel kecil pada gabus.

B. Jenis-Jenis Mikroskop
Bentuk dan jenis mikroskop berkembang sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mikroskop yang paling sederhana ialah mikroskop cahaya, mikroskop stereo hingga yang modern ibarat mikroskop elektron. Semakin modern, perbesaran yang dihasilkan semakin besar dan rinci. Berdasarkan pada kenampakan objek yang diamati, mikroskop dibagi dua jenis, yaitu mikroskop dua dimensi (mikroskop cahaya) dan mikroskop tiga dimensi (mikroskop stereo). Berdasarkan sumber cahayanya, mikroskop dibedakan menjadi mikroskop cahaya dan mikroskop electron.

1. Mikroskop Cahaya
Mikroskop Cahaya
Mikroskop cahaya mempunyai perbesaran maksimum 1.000 kali. Mikroskop jenis ini mempunyai tiga lensa, yaitu lensa objektif, lensa okuler, dan kondensor. Lensa objektif dan lensa okuler terletak pada kedua ujung tabung mikroskop. Lensa okuler pada mikroskop ada yang berlensa tunggal (monokuler) atau ganda (binokuler). Lensa kondensor berperan untuk menerangi objek dan lensa-lensa mikroskop lain. Dengan pengaturan yang sempurna maka akan diperoleh daya pisah maksimal.










2. Mikroskop Stereo
Mikroskop Stereo
Mikroskop stereo merupakan jenis mikroskop yang hanya sanggup dipakai untuk benda yang relatif besar dengan perbesaran 7 hingga 30 kali. Benda yang diamati dengan mikroskop ini sanggup terlihat secara tiga dimensi. Komponen pada mikroskop stereo hampir sama dengan mikroskop cahaya. Perbedaannya pada ruang ketajaman lensa mikroskop stereo jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mikroskop cahaya sehingga kia sanggup melihat bentuk tiga dimensi benda yang diamati.










3. Mikroskop Elektron
Mikroskop Elektron
Mikroskop elektron mempunyai perbesaran hingga 100 ribu kali. Elektron dipakai sebagai pengganti cahaya. Ada dua tipe pada mikroskop elektron, yaitu mikroskop elektroscanning (SEM) dan mikroskop elektron transmisi (TEM).


Penyusun : Rahmatina Sabila,  9i , Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Adiwerna, 2011            
Sumber: IPA Terpadu: SMP/MTs Kelas VII oleh Anny Winarsih, Agung Nugroho, Sulityoso HP, M Zajuri, Supliyadi, Slamet Suyanto. — Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.
Gambar dari Google images.

Artikel Peralatan Laboratorium IPA

No
PERALATAN LABOLATORIUM IPA
Penulis
01
RisatyaDandion
02
Tunggal Sae I.R
03
Tunggal Sae
04
Aris Hidayatulloh
05
Rahmatina Sabila


0 Response to "Aneka Jenis Mikroskop"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel