Advertising 468 x 60

Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Makhluk hidup mempunyai ciri-ciri tertentu yang membedakannya dengan benda tak hidup. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh makhluk hidup, antara lain bergerak, memerlukan nutrisi, tumbuh dan kembang, reproduksi, respirasi, adaptasi, iritabilita, dan ekskresi.

1. Bergerak
Pemain Bola Bergerak ke dalam lapangan
Bergerak yakni perpindahan posisi seluruh atau sebagian tubuh makhluk hidup alasannya adanya rangsangan. Perpindahan seluruh bab tubuh terjadi pada insan dan sebagian besar hewan. Contoh insan berjalan, berlari, burung terbang, ikan   berenang.  Gerak flora hanya terjadi pada bab tertentu, contohnya gerak tumbuh batang ke arah cahaya, gerak tumbuh akar sesuai dengan arah gravitasi bumi.









2. Memerlukan Makanan atau Nutrisi
Memerlukan Makanan
Setiap makhluk hidup memerlukan makanan atau nutrisi untuk mempertahankan hidupnya. Makanan diharapkan sebagai sumber energi untuk melaksanakan proses proses kehidupan. Cara mendapat makanan maupun cara makan setiap makhluk hidup berbeda-beda. Tumbuhan sanggup menciptakan makanan sendiri dengan proses fotosintesis. Hewan dan insan mendapat makanan dari makhluk hidup lain.












3. Respirasi (Bernapas)
Bernafas
Saat bernapas kita sanggup mencicipi terjadinya proses pemasukan udara dari luar yang mengandung oksigen dan pengeluaran udara dari dalam paru-paru. Udara yang keluar dari paru-paru mengandung karbon dioksida dan
uap air. Oksigen yang kita hirup dipakai untuk oksidasi zat makanan di dalam tubuh biar diperoleh energi yang dipakai untuk acara hidup. Makhluk hidup mempunyai cara dan alat pernapasan yang berbeda-beda. Manusia, mamalia, unggas, dan reptilian bernapas dengan paru-paru, sedangkan ikan bernapas dengan insang. Udara pernapasan pada flora masuk melalui     lubang kecil pada seluruh bab tumbuhan, yaitu stomata (pada daun) dan lentisel (pada batang) pada batang.





4. Tumbuh dan Berkembang
Tumbuh dan Berkembang
Pertumbuhan merupakan proses pertambahan jumlah dan berat kering sel makhluk hidup, yang bersifat irreversible (tidak sanggup kembali ke keadaan semula). Pertumbuhan pada makhluk hidup bersel satu (uniseluler) ditunjukkan dengan bertambahnya volume dan ukuran sel. Pertumbuhan pada makhluk hidup bersel banyak (multi seluler) terjadi alasannya jumlah sel bertambah banyak dan ukuran sel bertambah besar. Sel sanggup bertambah banyak alasannya sel mengalami proses pembelahan. Akibat dari pertumbuhan yakni bertambah tinggi dan berat tubuh seorang anak, dan bertambah panjangnya ukuran batang. Selain mengalami pertumbuhan, makhluk hidup juga mengalami perkembangan. Perkembangan yakni proses menuju kedewasaan. Perkembangan merupakan perubahan/penyempurnaan struktur dan fungsi organ tubuh yang menyertai proses pertumbuhan, contohnya seorang anak usia 18 bulan sanggup berjalan tanpa bantuan.  Antara 2—3 tahun, anak telah sanggup mengontrol harapan kencing danbuang air besar. Pada usia 3 tahun anak telah sanggup berbicara dengan kalimat sederhana, usia 5 tahun ke atas telah berkembang kemampuan berbicara, menulis, membaca, dan mencar ilmu bagaimana bergaul dengan orang lain.

5. Reproduksi atau Berkembang Biak
Bebek berkembang biak dengan bertelur
Makhluk hidup selalu berusaha untuk menjaga kelangsungan hidupnya, salah satu caranya yakni dengan berkembang biak atau reproduksi. Dalam proses perkembangbiakan, sifat anak akan mewarisi sifat induknya. Perkembangbiakan makhluk hidup sanggup dilakukan dengan dua cara, yaitu secara seksual (kawin atau generatif) dan secara aseksual (tak kawin atau vegetatif).











6. Adaptasi
Onta mengikuti keadaan dengan lingkungan gurun
Adaptasi yakni kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Bagi makhluk hidup yang sanggup menyesuaikan diri terhadap lingkungannya, dia sanggup hidup lebih usang dan individu sejenisnya (populasi) cenderung bertambah banyak. Tetapi bagi makhluk hidup yang tidak sanggup menyesuaikan diri terhadap lingkungan akan punah.















7.Iritabilita (Peka terhadap Rangsang)
Meneliti kepakaan rangsang Tumbuhan Putri Malu
Setiap makhluk hidup mempunyai kemampuan menanggapi rangsang dengan cara yang berbeda-beda. Kepekaan terhadap rangsang menawarkan bahwa di dalam tubuh makhluk terjadi proses pengaturan.














8. Ekskresi (Pengeluaran Zat Sisa)
Mengeluarkan Zat Sisa
Oksidasi zat makanan serta pertukaran zat di dalam tubuh makhluk hidup (metabolisme) selain menghasilkan energi juga menghasilkan zat sisa yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh. Kadar zat sisa yang tinggi bila tidak dibuang akan membahayakan tubuh. Contoh paruparu dan insang mengeluarkan CO2 dan uap air, kulit mengeluarkan keringat, dan ginjal mengeluarkan urine. Tumbuhan mengeluarkan zat sisa melalui stomata.

PENYUSUN: ZAENUL MILACHI, IX I, Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 ADIWERNA, 2011-2012
SUMBER :
Teguh Sugiyarto, dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Anni Winarsih , dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Semarang: Departemen Pendidikan Nasional
Wasis, dkk. 2008. BSE IPA klas 7. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Gambar dari Google Images


Artikel Ciri-ciri Organisme
No
CIRI-CIRI ORGANISME
Penulis
01
Zaenul Milachi
02
Semiyanto
03
Semiyanto
04
Semiyanto

0 Response to "Ciri-Ciri Makhluk Hidup"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel