Advertising 468 x 60

Atom, Molekul, Dan Ion

A. Partikel Materi
Kita tahu bahwa segala bahan di sekeliling kita, baik yang berupa zat tunggal maupun campuran, terdiri atas butir-butir kecil atau partikel. Zat tunggal terdiri atas sejenis partikel, sedangkan adonan terdiri atas dua atau lebih jenis partikel yang tercampur begitu saja tanpa reaksi kimia.Partikel bahan sanggup berupa atom, molekul, atau ion. Partikel bahan tersebut mempunyai ukuran sangat kecil, sehingga hampir tidak mungkin untuk mengamatinya. Namun, berkat kemajuan sains dan teknologi, ketika ini telah berhasil ditemukan partikel paling kecil yang disebut quark atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai kuark. Anggapan bahwa atom  merupakan bola kecil yang kompak dan tidak sanggup dipecahkan lagi menjadi partikel yang lebih sederhana ternyata tidak benar. Penemuan keradioaktifan oleh Antonie Henri Becquerel  ratusan tahun yang kemudian telah pertanda bahwa atom tersusun atas partikel-partikel yang lebih kecil lagi, yaitu elektron (ditemukan oleh Joseph John Thomson), proton (ditemukan oleh Ernest Rutherford), dan neutron (ditemukan oleh James Chadwick). Satu atom, berdasarkan ilmu kimia, terstruktur atas inti atom yang terdiri atas proton (bermuatan positif) dan neutron (netral), serta elektron yang  bermuatan negatif dan beredar mengelilingi inti dalam lintasan-lintasan tertentu yang disebut kulit dan orbital atom. Jumlah proton = jumlah elektron (karena atom bersifat netral) menyampaikan nomor atom. Jumlah  proton atau elektron + neutron menyampaikan bobot atom.

B. Apakah Atom sanggup Dilihat?
Kita patut bersyukur kepada Tuhan bahwa berkat kemajuan teknologi, ketika ini telah sanggup dilakukan visualisasi partikel bahan yang pernah dianggap sebagai partikel terkecil, yaitu atom. Visualisasi atom dilakukan dengan memakai sebuah mikroskop yang dikenal sebagai STM atau Scanning Tunneling Microscope. Melalui monitor komputer sanggup dilihat visualisasi terhadap atom-atom yang diamati melalui STM. Atom-atom silikon-60 pada gambar di atas yang mula-mula terlihat sebagai bintik putih pada gambar sebelah kiri sanggup terlihat secara individual di dalam gambar terkomputerisasi yang diperoleh dengan memakai mikroskop STM (Scanning Tunneling Microscope) pada gambar sebelah kanan. Mikroskop ini bisa memperbesar gambaran permukaan yang berskala atomik dengan cara mendeteksi anutan listrik yang mengalir dari permukaan tersebut menuju ujung logam pendeteksi. Sedemikian kecilnya  sebuah atom hingga beberapa gram unsur atau  senyawa sanggup terdiri atas miliaran triliun atom. Misalnya, 58,5 gram Kristal  garam yang terdiri atas kurang lebih 600.000.000.000.000.000.000.000 (enam ratus miliar triliun) atom.

C. Atom
   
Alam semesta, termasuk tumbuhan, hewan, dan insan bersama-sama tersusun atas ratusan ribu hingga jutaan jenis materi. Materi-materi itu, jikalau diuraikan akan merupakan kombinasi dari atom atom. Democritus, seorang filsuf asal Yunani pada  kurun IV SM, yaitu pelopor gagasan wacana atom pertama kali. Pada masa itu ada dua pendapat mengenai pembagian materi. Menurut Democritus, pembagian bahan bersifat diskontinu. Artinya, jika  suatu bahan dibagi dan dibagi lagi maka karenanya diperoleh partikel terkecil yang sudah tak sanggup dibagi lagi. Partikel terkecil itu disebut atom, yang dalam bahasa Yunani berarti tak terbagi (a = tidak; tomos = terbagi). Pendapat lain dikemukakan oleh Aristoteles yang menyampaikan bahwa pembagian bahan bersifat kontinu, artinya pembagian sanggup berlanjut tanpa batas. Pada tahun 1803, John Dalton, spesialis dalam bidang fisika dan kimia mengajukan suatu teori yang menegaskan  bahwa bahan terdiri atas atom. Jadi, atom yaitu bab terkecil dari unsur. Atom bersifat  netral (tidak bermuatan listrik).Teori atom Dalton mencakup empat hal sebagai berikut: (1) Seluruh bahan tersusun oleh partikel terkecil yang disebut atom. (2) Atom tidak sanggup dibuat, dipecah, atau dibagi menjadi bab kecil lainnya. (3) Atom unsur yang sama mempunyai sifat dan massa yang sama. (4) Atom unsur yang berbeda mempunyai sifat dan massa yang berbeda.

Pada tahap berikutnya, model atom benar-benar berkembang hingga pada konsep paling modern yang berlaku hingga ketika ini bahwa atom yaitu bahan yang sekaligus bersifat gelombang seperti   yang diungkapkan oleh de Broglie. Atom mempunyai diameter 10-8 (0,00000001) cm, terdiri atas inti atom dan dikelilingi oleh elektron yang bergerak berdasarkan orbit tertentu. Hampir semua massa atom  terpusat di inti atom yang berupa proton dan neutron, sementara jari-jari inti atom yang besarnya 10-13 cm jikalau dibandingkan dengan jari-jari atom itu sendiri yaitu 1: 100.000. Apabila kita misalkan inti atom yaitu kelereng yang diameternya 1 cm maka kulit atom jaraknya akan menjadi 100.000 cm atau 1 km dari kelereng tersebut. Jadi, kita sanggup membayangkan betapa berongganya atom yang kita kira pejal tersebut.

D. Partikel-partikel Subatom
1. Proton
Proton adalah partikel bermuatan positif yang terdapat di dalam inti atom. Proton dilambangkan dengan aksara p dan massanya yaitu 1 sma (satuan massa atom). Muatan sebuah proton yaitu +1 yang juga sebanding dengan 1,602 . 10-19 coulomb. Setiap unsur mempunyai atom-atom tertentu dengan jumlah proton yang tidak sama. Misalnya, hidrogen jumlah protonnya yaitu satu, lithium jumlah protonnya yaitu tiga, natrium sebelas, dan sebagainya.

2. Neutron
Kata neutron berasal dari bahasa Latin neutral yang berarti tidak mempunyai muatan. Lambang untuk neutron yaitu n. Massa neutron setara dengan 1 sma (satuan massa atom). Sebagai contoh, helium mempunyai neutron sebanyak 2, lithium mempunyai neutron sebanyak 3, natrium mempunyai neutron sebanyak 11, dan sebagainya.

3. Elektron
Partikel penyusun dengan massa paling ringan yaitu elektron. Massa elektron hanya 1/1840 sma (satu per seribu delapan ratus empat puluh sma). Oleh alasannya yaitu itu, elektron dianggap tidak bermassa. Elektron mempunyai muatan negatif yang setara dengan 1,602 .10-19 C.

E. Molekul

Molekul yaitu partikel netral yang terdiri atas dua atau lebih atom, baik atom sejenis maupun atom yang berbeda. Ada 2 jenis molekul, yaitu molekul monoatomik dan molekul poliatomik. Molekul monoatomik yaitu molekul yang terdiri atas satu atom, contohnya molekul gas mulia (He, Ne, Ar, Kr, Xe, dan Rn).Sedangkan molekul poliatomik yaitu molekul yang terdiri atas lebih dari 1 atom. Molekul poliatomik yang terdiri atas atom sejenis disebut molekul unsur, sedangkan yang terdiri atas atom-atom yang berbeda disebut molekul senyawa. Molekul-molekul unsur sanggup berupa diatomik seperti O2, N2, dan Cl2, atau tetraatomik seperti P4, sanggup juga berupa oktaatomik seperti S8. Dalam kehidupan sehari-hari, tanpa kita sadari kita sering memakai molekul unsur dan molekul senyawa tertentu.

F. Ion
Ion adalah atom atau gugus atom yang bermuatan listrik. Ion terdiri atas kation dan anion. Kation yaitu ion yang bermuatan positif, sedangkan anion yaitu ion yang bermuatan negatif. Kation dan anion bergabung dalam proporsi yang tertentu dan tetap untuk membentuk senyawa ionik yang netral.Garam dapur (natrium klorida) merupakan referensi bergabungnya  kation Na+ dengan anion Cl–. Senyawa yang terbentuk dari ion-ion disebut sebagai senyawa ionik. Kation dan anion bergabung dengan perbandingan tertentu untuk menghasilkan senyawa ionik yang netral. Agar sanggup dihasilkan senyawa ionik yang netral, muatan negative  pada anion jumlahnya harus sama dengan muatan positif pada kation.


Sumber:
H.Moch.Agus Krisno,dkk.2008.bse IPA kelas 8.Jakarta:Pusat Perbukuan ,Departemen Pendidikan Nasional

Disusun oleh:
Nama                          :Siti Maria Ulfah
Kelas                          :IX H
Sekolah                      :SMP Negeri 1 Adiwerna
Tahun Ajaran             :2011-2012


Penerapan Kimia Dalam Kehidupan
No
Kimia
Penulis
01
Lu’luil Maknun
02
Siti Maria Ulfah
03
Mohamad Hasbi .
04
Tunggal Sae
05
Niken Wardani
06
HanaRahmawati
07
Alfi Mukhsinah
08
Ocvaria Melati

0 Response to "Atom, Molekul, Dan Ion"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel