Advertising 468 x 60

Berburu Planet Layak Huni

1. Kriteria Kelayakhunian planet
Tabel Zona Habitat
Kelayakhunian planet yaitu ukuran dari planet atau satelit alami potensial untuk mempertahankan hidup. Hidup sanggup berkembang langsung di planet atau satelit gres menurut sebuah proses yang dikenal sebagai teori panspermia. Keberadaan  kehidupan di luar Bumi ketika ini tidak menentu, kelayak hunian planet sebagian besar yaitu mirip kondisi di Bumi dengan karakteristik dari Matahari dan tata surya yang sepertinya menguntungkan hidup berkembang, khususnya faktor-faktor kompleks multiseluler berkembang,  tidak hanya uniseluler makhluk sederhana. Penelitian dan teori dalam hal ini yaitu komponen dari ilmu planet dan disiplin yang muncul dari astrobiologi .
Sebuah syarat mutlak untuk hidup yaitu sumber energi, dan konsep kelayakhunian planet menyiratkan bahwa banyak aspek lainnya mirip geofisika, geokimia, dan astrofisika.  Kriteria harus dipenuhi sebelum suatu obyek astronomi sanggup mendukung kehidupan. Dalam kegiatan Astrobiology, NASA telah mendefinisikan kriteria kelayakhunian planet yaitu ada air berujud cair, yaitu kondisi yang menguntungkan untuk perakitan molekul organik kompleks, dan sumber energi untuk mempertahankan metabolisme."
Dalam memilih potensi kelayakhunian planet, studi fokus pada komposisi atmosfer, sifat orbital planet, suasana planet, dan interaksi kimia potensial. Karakteristik bintang juga penting, termasuk massa dan luminositas, stabil variabilitas, dan tinggi metallicity. Planet tipe terestrial, yaitu jenis planet dan satelit dengan potensi kimia mirip bumi  adalah fokus utama penelitian astrobiologi, meskipun teori-teori kelayakhunian lebih spekulatif kadang kala mengusut biochemistries alternatif dan jenis lain dari obyek astronomi.
Gagasan bahwa planet-planet di luar Bumi mungkin ada kehidupan yaitu salah satu pendapat kuno, meskipun secara historis dibingkai oleh filsafat sebanyak ilmu fisika. Abad  yang ke-20-an melihat dua terobosan di lapangan. Pengamatan dan pesawat ruang angkasa robot, melaksanakan eksplorasi planet dan satelit lainnya dalam tata surya telah mengatakan info penting mendefinisikan kriteria kelayakhunian dan memungkinkan untuk perbandingan geofisika substansial antara Bumi dan planet, dan satelit lain. Penemuan planet ekstrasurya, dimulai pada awal 1990-an  dan mempercepat sesudahnya, telah mengatakan info lebih lanjut untuk mempelajari kehidupan luar bumi. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa Matahari tidak unik di antara bintang-bintang dan pengamatan planet-planet telah memperluas cakrawala penelitian kelayakhunian luar tata surya kita. Pada tahun 1964 Stephen H. Dole memperkirakan jumlah planet di galaksi kita menjadi sekitar 600 juta.

 

2. Hasil Penelitian Kelayakhunian Planet

Gliese 581, planet layakhuni di luar tata surya

(a) Berdasarkan rentang spektral yang sempurna untuk Golongan Bintang ketika ini dianggap sempurna yaitu golongan "F atau "G”. Hal ini sesuai dengan suhu kurang lebih 4.000 K, Matahari, bintang G2, berada dalam batas-batas ini. Planet yang layak huni adalah Gliese 581 c , sebuah "super- bumi”, telah ditemukan mengorbit di " zona huni " dari kurcaci merah dan mungkin mempunyai air berujud cair. Efek  rumah beling sanggup membuat terlalu panas untuk mendukung kehidupan, sementara tetangganya, Gliese 581 d, bahu-membahu lebih mungkin untuk kelayakhunian. Seperti Bumi, planet Gliese 581 d termasuk Zona Layak Huni stabil

(b) Salah  satu bintang yang paling ibarat Matahari yaitu 18 Scorpii, sayangnya bagi prospek kehidupan kurang mendukung. Bila ada planet pada jarak bersahabat yang mengelilinginya, lantaran amplitudo siklus matahari rendah, sedangkan bintang 18 Scorpii terlalu besar.

(c)  Keadaan luar biasa memperlihatkan kasus luar biasa ialah satelit Jupiter, yaitu  Io, yang lebih kecil daripada planet terrestrial, yaitu vulkanik dinamis lantaran tekanan gravitasi yang disebabkan oleh orbitnya, dan tetangganya Europa mungkin mempunyai samudera cairan beku di bawah kerak planet, juga lantaran daya yang dihasilkan dari gas raksasa yang mengorbit. Satelit  Saturnus yaitu Titan, mempunyai kesempatan yang luar menyembunyikan kehidupan, alasannya yaitu sudah menahan atmosfer tebal dan reaksi bio-kimia yang mungkin dalam metana cair di permukaannya. Satelit Lo, Europa, dan Titan termasuk Layak Huni, lantaran  terrestrial, grafitasi bisa menahan atmosfer. Satelit Lo perubahan komposisi atmosfer dinamis lantaran ada aktifitas vulkanik, Untuk Europa dan Titan mungkin menyembunyikan air.
Lo, satelit Yupiter, termasuk layakhuni

(d) Kawah Lawn Hill  di planet Mars telah dipelajari, para peneliti memperlihatkan sedimen pengisi membuat lingkungan mikroorganisme yang melindungi mikroba; kondisi serupa mungkin telah terjadi sepanjang sejarah geologi Mars.  Dari pengamatan, gravitasi Mars terlalu lemah untuk mempertahankan atmosfernya, kehidupan sehingga Mars termasuk planet kurang layak huni.

(e) Pencarian  planet antara Centauri A dan B yang mempunyai jarak 11 AU pada titik terdekat dan keduanya mempunyai zona huni stabil. Bila ditemukan planet-planet dalam waktu kurang lebih 3 AU dari bintang, planet tersebut baik dan sanggup tetap stabil sebagai zona huni.

(f) Planet  di orbit sekitar bintang cebol coklat harus mengorbit sangat bersahabat dengan bintang induknya untuk mencapai  suhu mirip di permukaan bumi, yaitu jarak 0,3 AU, mirip dalam orbit Merkurius, untuk planet dalam bintang Lacaille 8760. MOA-2007-BLG-192Lb, kadang kala disingkat MOA-192 b, yaitu sebuah planet ekstrasurya sekitar 3.000 tahun cahaya jauhnya di konstelasi dari Sagitarius. Planet ini mengorbit cebol coklat  bintang MOA-2007-BLG-192L. Massa sekitar 3,3 kali Bumi, salah satu yang terkecil dari planet ekstrasurya. Diduga pada Planet MOA-192 b pada permukaan sanggup benar-benar tertutup oleh maritim yang sangat dalam, sehingga di kategorikan layak huni.

(g) Penelitian terbaru memperlihatkan bahwa bintang-bintang sangat besar, lebih besar dari  100 massa matahari, bisa mempunyai sistem planet yang terdiri dari ratusan planet berukuran Merkurius dalam zona habitasi.

Sumber:
Gambar dari Google Images


Artikel Pencarian Kehidupan di Luar Bumi
No
KEHIDUPAN DI LUAR BUMI
Penulis
01
Semiyanto
02
Semiyanto
03
Semiyanto
04
Semiyanto
05
Semiyanto
06
Semiyanto

0 Response to "Berburu Planet Layak Huni"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel